fbpx

Brand menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah bisnis. Oleh karena itu memilih nama brand bisnis tidak boleh dilakukan secara asal. Karena nama brand selalu menjadi first impression dan mewakili citra bisnis Anda secara menyeluruh. Baik dari segi filosofi, visi, maupun misi. Karena nama brand merupakan suatu identitas yang akan terus mengakar kuat pada brand Anda, sehingga Anda harus memilih nama brand dengan tepat. 

Maka tidak heran jika banyak orang yang lebih dipusingkan dalam memikirkan dan memutuskan nama brand yang perfect untuk bisnis mereka dibandingkan dengan hal lainnya. Karena, jika sampai memiliki nama brand yang buruk, maka akan kurang memorable, dan dapat merusak citra brand bisnis yang akan dibangun, atau kasarnya memulai bisnis dengan sebuah “kecacatan”. 

Pastikan hal tersebut tidak terjadi pada bisnis Anda ya. Karena pada dasarnya membuat nama brand merupakan hal yang susah-susah gampang dan cukup riskan,  Terlebih untuk Anda yang baru saja terjun ke dalam dunia bisnis. Namun Anda tidak perlu bingung lagi, karena Sosiakita telah menyiapkan 6 tips menentukan nama brand bisnis yang bisa Anda terapkan berikut ini.  

 

1. Brainstorming Mencari Nama Brand yang Potensial dan Identifikasi Pesaing 

Tips menentukan nama brand bisnis yang pertama yaitu melakukan brainstorming untuk mencari nama brand yang potensial dan mengidentifikasi pesaing. Sebelum Anda menentukan segalanya, pastikan untuk melakukan brainstorming terlebih dahulu. anda bisa melakukan brainstorming dengan orang profesional yang paham akan hukum bisnis atau bisa juga dengan rekan bisnis Anda untuk menambah ide-ide baru.

Anda harus menjabarkan terlebih dahulu seperti apa bisnis yang akan Anda jalankan nantinya, apakah berupa bisnis kuliner, ritel, kecantikan, fashion, jasa, atau bisnis lainnya. Tidak hanya itu, Anda juga perlu mengidentifikasi brand-brand pesaing bisnis Anda. Tujuannya agar nama brand Anda nantinya tidak sama dengan milik pesaing Anda.   

Setelah itu, Anda juga perlu menuliskan kata-kata kunci yang berkaitan dengan bisnis Anda, baik jenis bisnis, produk, target sasaran, hingga lokasi tempat Anda berada. Jika sudah mengumpulkan referensi kata-kata tersebut Anda juga bisa mencari sinonim dari kata kunci yang telah Anda tuliskan  tersebut. Sehingga Anda dapat mencari kata-kata yang berbeda, namun memiliki makna yang sama. 

 

Baca Juga: Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

 

2. Pilih Nama yang Belum Pernah Digunakan

Tips menentukan nama brand bisnis yang kedua yaitu dengan memilih nama yang belum pernah digunakan oleh bisnis lain sebelumnya. Hal ini bertujuan agar brand Anda nantinya tidak menimbulkan masalah dengan pihak lain terlebih berkaitan dengan hak paten serta permasalahan lainnya. Karena jika sudah berkaitan dengan hak paten akan menjadi masalah yang rumit. Bahkan Anda bisa terjerat kasus hukum, jika pihak lain menuntut brand Anda atas hak paten. Oleh karena itu Anda perlu melakukan survei kecil terlebih dahulu untuk menguji nama brand yang Anda inginkan. Anda bisa melakukan pencarian di google terlebih dahulu atau pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual terkait hak paten untuk lebih lengkapnya.

 

Baca Juga: Membangun Personal Branding yang Kuat Dengan 4 Tips Ini!

 

3. Pilih Nama yang Sederhana dan Mudah Diingat

Tips menentukan nama brand bisnis yang ketiga yaitu dengan memilih nama yang sederhana namun mudah diingat. Hal ini karena semakin mudah nama brand suatu bisnis akan sangat mudah untuk diucapkan, selain itu juga semakin mudah diingat oleh para calon pelanggan. Bahkan pelanggan Anda akan semakin mudah pula untuk merekomendasikannya pada pelanggan lain. 

Seperti yang telah disampaikan pada laman Marketing Society bahwa prinsip branding yang baik terutama pada penamaannya adala ‘less is more’. Tujuannya agar mudah diingat, selain itu nama brand idealnya terdiri dari 2, 3 atau maksimal 4 suku kata saja. 

Jadi pastikan Anda memilih nama brand yang sederhana serta hindari penggunaan singkatan yang rumit atau bahasa asing yang akan mudah dilupakan oleh pelanggan Anda. Selain itu jangan memilih nama brand yang hanya memiliki sedikit perbedaan dengan brand kompetitor. Karena hal itu akan membuat bisnis Anda kehilangan peluang untuk mendapatkan pelanggan.

 

Baca Juga: Kenali Apa itu Branding dan Pentingnya bagi Perusahaan

 

4. Menambahkan Ciri Khas dalam Nama

Tips menentukan nama brand bisnis yang keempat yaitu pastikan Anda menambahkan ciri khas dalam nama brand tersebut. Agar nama brand Anda semakin terlihat berbeda dengan yang lain, tidak ada salahnya untuk menyisipkan sesuatu yang unik sehingga menjadi ciri khas dari nama brand Anda. Dengan begitu nama brand Anda pun akan lebih menonjol di industri karena berbeda dengan kompetitor Anda lainnya, sehingga pelanggan juga akan mudah mengingat brand Anda. 

 

Baca Juga: Tips Agar Iklan Menarik dan Mudah Dilirik Oleh Audiens

 

5. Pilih Nama dengan Arti yang Baik

Tips menentukan nama brand bisnis yang kelima yaitu dengan memilih nama yang memiliki arti baik. Pada dasarnya nama suatu brand pasti memiliki arti tersendiri bagi para pemiliknya. Hal ini bisa saja berkaitan dengan sejarah bisnis yang Anda jalankan atau bahkan diambil dari sesuatu yang menginspirasi Anda, dan lain sebagainya. Apapun itu pastikan Anda memilih nama merek dan memiliki arti baik, tujuannya agar dapat memberikan kesan positif dimata pelanggan maupun audiens serta memiliki nilai lebih di dalam bisnis. 

 

Baca Juga: 5 Cara Efektif Membuat Brand Storytelling Jadi Menarik

 

6. Dapat Dipertahankan dalam Sisi Hukum

Tips menentukan nama brand bisnis yang keenam yaitu nama brand dapat dipertahankan dalam sisi hukum. Penting untuk Anda ketahui bahwa membuat nama brand tidak boleh asal, karena diatur dalam undang-undang dan bisa dipertahankan dalam segi hukum. Jadi pastikan Anda tidak menggunakan nama brand yang sudah terdaftar secara sah secara hukum, karena dapat melanggar hak paten dan bisa berurusan dengan masalah hukum. 

Untuk itu Anda bisa melakukan riset kecil-kecilan melalui internet. Anda juga bisa meminta bantuan pada orang profesional di bidang hukum jika memungkinkan, untuk membantu Anda dalam menentukan nama brand yang sesuai dan bebas dari hak paten. Karena nama brand ini sebenarnya menjadi hal yang cukup riskan, jika Anda salah dalam mengambil tindakan maka akan menjadi masalah yang rumit. 

Selain menentukan nama yang unik serta menarik, Anda juga perlu membuat logo brand yang sesuai dengan citra bisnis Anda. Pastikan untuk tidak meniru logo dari brand lain. Akan lebih baik jika Anda membuat logo brand yang memiliki desain sederhana namun tetap eye catching. Apabila Anda tidak memiliki waktu atau keahlian dalam mendesain logo dan branding, Anda bisa meminta bantuan pada penyedia jasa desainer logo dan branding yang terpercaya dan profesional.

 

Baca Juga: Cara Jitu Membuat Logo Brand Bisnis Lebih Menarik

 

Itulah 6 tips menentukan nama brand bisnis yang bisa Anda lakukan. Satu hal penting dan perlu Anda ingat yaitu jangan meniru nama brand lain. Usahakan sebisa mungkin untuk membuat identitas sendiri tanpa mencontoh orang lain. Meski pada kenyataannya Anda tidak akan meniru itu 100%, tapi pasti ada yang sama entah itu pengucapannya atau penulisannya. Nah, agar bisnis anda bisa memiliki nama brand dan logo yang berbeda dengan yang lain, namun tetap memiliki arti bagus dan mudah diingat oleh para audiens dan pelanggan, pastikan untuk menggunakan jasa desain logo dan branding dari  Sosiakita an profesional dan terpercaya.  

Sosiakita merupakan salah satu jasa digital marketing Surabaya yang mempunyai berbagi layanan, mulai dari pembuatan website, pengembangan web, digital marketing, hingga pembuatan konten-konten menarik untuk website dan sosial media Anda. Dengan pengalaman yang kami miliki serta team yang ahli dan profesional, kami akan mampu mengembangkan bisnis dan perusahaan Anda. Berminat untuk bergabung? Segera hubungi kami sekarang untuk mendapatkan fee konsultasi atau kunjungi halam resmi kami di sini  atau temukan kami di LinkedIn, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui informasi terupdate kami.    

Share