fbpx
Guerilla Marketing: Teknik Pemasaran Minim Budget yang Unik

Guerilla Marketing: Teknik Pemasaran Minim Budget yang Unik

Guerilla Marketing dikenal sebagai teknik pemasaran alternatif yang memfokuskan kejutan dan interaksi non konvensional. Uniknya, strategi pemasaran yang dijalankan tetap powerfull. Jadi strategi yang digunakan penuh kreativitas namun minim budget. 

Meski taktik pemasaran kreatif tersebut mengedepankan konsep yang tidak biasa namun dinilai lebih efektif menarik perhatian para pelanggan. Dalam dunia bisnis, teknik marketing ini disebut dengan pemasaran gerilya. Artinya, pemasaran dilakukan di tempat-tempat umum seperti pada event atau acara tertentu, festival, jalan besar, hingga fasilitas umum lainnya.

Selama ini, teknik pemasaran unik tersebut terbukti bisa membantu perusahaan memperoleh keuntungan yang terbilang cukup besar. 

 

Jenis-jenis Guerilla Marketing

Adapun penerapan Pemasaran Gerilya yang dilakukan oleh perusahaan dikelompokkan berdasarkan penentuan target audiens. Secara umum, jenis-jenisnya terbagi dalam 5 jenis, yaitu:

 

1. Ambush Marketing

Ambush marketing merupakan teknik Guerilla Marketing untuk menarik perhatian audiens secara langsung dengan cara masuk ke event atau acara tertentu. Event atau acara yang dipilih bisa sesuai dengan produk yang hendak dikenalkan atau tidak. Jika audiens yang datang ke event tersebut banyak, maka pesan dan kesan yang hendak disampaikan oleh suatu brand lebih efektif dan efisien. 

Dalam penerapannya lebih mirip dengan praktik pembajakan pada pengiklan lainnya. Hal ini membuat metode ambush marketing lebih banyak menuai sentimen negatif dengan brand lain. Contoh strategi ini bisa Anda temukan pada beberapa produk yang menjadi sponsor Piala Dunia 2022 yang memiliki banyak pelanggan.

 

2. Ambient Marketing

Implementasi kampanye ambient marketing tidak sembarangan. Artinya, harus memilih lokasi yang tepat. Hal ini karena pemasaran yang dilakukan pasti memanfaatkan elemen atau fasilitas yang ada di sekitar lokasi yang dipilih. Fasilitas yang umumnya digunakan sebagai lokasi pemasaran adalah tempat wisata, mall, trotoar jalan raya, mall, dan sebagainya.

Adapun pesan yang hendak disampaikan umumnya berupa stiker atau grafiti berukuran tertentu yang diperuntukkan menarik perhatian banyak orang. Contohnya adalah membuat ilustrasi produk di tembok-tembok pinggir kota, atau iklan yang dibuat di dekat rel kereta api oleh perusahaan funeral service

 

3. Experiential Marketing

Berbeda dengan jenis Guerilla Marketing sebelumnya, experiential marketing tidak hanya melakukan pendekatan satu arah lagi, melainkan dua arah. Ini berarti pemasarannya akan melibatkan audiens dan memberikan kesan yang mendalam. Contoh penerapannya adalah kampanye The Fun Theory dari Volkswagen dimana terdapat desain sebuah tangga menjadi piano yang interaktif. Kampanye dibuat untuk meningkatkan awareness masyarakat terhadap produk-produk ramah lingkungan. 

 

4. Stealth Marketing (Undercover Marketing)

Pemasaran yang dijalankan secara sembunyi-sembunyi adalah bagian dari metode Guerilla Marketing yang diterapkan dalam stealth marketing. Dalam menerapkan stealth marketing dibuat kasat mata alias tidak terlihat jelas. Upaya ini membutuhkan interpretasi lebih dari audiens.

Teknik promosi yang dilakukan secara sembunyi ini seolah membuat audiens tidak menyadari bahwa ini merupakan sebuah promosi pemasaran. Namun, jika Anda adalah orang yang jeli atau paham ilmu marketing sudah pasti tidak akan tertipu dengan strategi pemasaran stealth marketing ini.

Teknik promosi yang dilakukan secara sembunyi berbagai product placement di sebuah film, tayangan YouTube, acara TV, dan lain-lain. Contoh stealth marketing yang cukup menyita perhatian publik adalah FedEx yang ada di film Cast Away atau melibatkan suatu produk android dalam iklan yang berkonsep alur model yang sedang bekerja. Adapun contoh stealth marketing lain yang tidak melibatkan acara TV atau film adalah Axe yang bisa dijumpai pada modifikasi tanda keluar pada beberapa gedung.

 

Itulah penjelasan mengenai Guerilla Marketing, teknik pemasaran minim budget yang unik. Segera terapkan Guerilla Marketing baik pada bisnis offline maupun online milik Anda. Pada dasarnya, penerapan pemasaran gerilya ini akan menciptakan awareness produk dalam benak konsumen sehingga mendatangkan keuntungan yang cukup menjanjikan. Apakah Anda tertarik untuk menerapkan Guerilla Marketing agar bisnis atau perusahaan Anda tampak lebih profesional dan menarik? Jika ada pertanyaan tentang marketing dan sebagainya, Anda bisa hubungi Sosiakita sekarang juga! 

Sosiakita merupakan salah satu jasa digital marketing Surabaya yang mempunyai berbagi layanan, mulai dari pembuatan website, pengembangan web, digital marketing, hingga pembuatan konten-konten menarik untuk website dan sosial media Anda. Dengan pengalaman yang kami miliki serta team yang ahli dan profesional, kami akan mampu mengembangkan bisnis dan perusahaan Anda. Untuk mendapatkan fee konsultasi atau kunjungi halam resmi kami di sini  atau temukan kami di LinkedIn, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui informasi terupdate kami.  

Waspada! Aktivitas Anti-Brushing di Shopee

Waspada! Aktivitas Anti-Brushing di Shopee

Saat ini banyak orang yang beralih jualan dari offline menjadi online melalui  e-commerce. Salah satu e-commerce yang diminati untuk bisnis jualan online yaitu Shopee. Berbagai cara dilakukan untuk mendukung penjualan mereka di Shopee. Akan tetapi, jika berbisnis di Shopee Anda harus bisa menjauhi kesalahan pebisnis Shopee seperti anti-brushing.

Perilaku anti-brushing tentu saja sangat merugikan pihak pembeli. Sebab, deskripsi yang ada di pembeli tidak sesuai dengan keadaan yang sebenarnya. Dari segi penjual yang melakukan anti-brushing juga akan rugi. Sebab, nantinya akun Shopeenya akan dibekukan. Maka dari itu, Anda harus tahu berbagai hal tentang kebijakan anti-brushing ini.

Pertama kali yang perlu Anda lakukan yaitu pahami dulu tentang kebijakan anti-brushing ini. Perlu Anda ketahui, anti-brushing ini merupakan tindakan pemalsuan dalam berbagai macam hal di Shopee. Mulai pesanan, like, penilaian, dan juga pengikut.

Pemalsuan tersebut biasanya juga sengaja dibuat oleh para seller agar penjualan mereka bisa menjadi bertambah dan meningkat. Maka dari itu, sebelum pelanggan membeli produk, sebaiknya pertimbangkan terlebih dahulu beberapa hal yang terlihat pada akun penjual. Untuk meningkatkan peringkat dan juga penilaian toko, penjual biasanya akan rela membayar seseorang untuk membuat pesanan, mengikuti toko, memberikan like, dan bahkan memberikan penilaian yang palsu. Ketika penilaiannya baik, tentu saja pembeli akan berpikir jika toko tersebut memang sudah profesional dan bisa dipercaya. Kemudian mereka akan membeli produk-produk yang dijual di toko tersebut.

 

Shopee Sangat Menentang Perilaku Anti-Brushing

Hadirnya kebijakan anti-brushing Shopee ini sebenarnya untuk menciptakan penjualan dengan persaingan yang sehat, aman, dan juga terpercaya. Maka dari itu, siapa saja pasti akan menentang kecurangan yang terjadi pada lapak mereka, termasuk salah satunya lapak Shopee. Pihak Shopee sangat menentang berbagai macam bentuk kecurangan yang terjadi pada penjual di Shopee. Shopee menginginkan penjual bisa melakukan penjualan dengan jujur dan bersaing sehat tanpa ada kecurangan yang dilakukan.

 

Hindarilah Pelaku Anti-Brushing

Baik itu dari pihak seller ataupun buyer sangat dilarang untuk melakukan berbagai macam hal yang termasuk tindakan kecurangan. Agar terhindar dari perilaku tersebut, maka Anda harus tahu bagaimana konsekuensinya. Jika seseorang melanggar kebijakan anti-brushing dari Shopee atau terbukti telah terlibat sebuah tindakan kecurangan di Shopee, maka akun Shopee Anda pastinya akan langsung dibekukan.

Bagi penjual, ini sangat merugikan sekali. Mengapa demikian? Sebab, bisnis keseharian Anda sebagai penjual di Shopee sudah tidak bisa dijalankan lagi. Daripada terjadi hal seperti itu, lebih baik Anda berjualan secara sehat di Shopee. Buatlah pembeli percaya dengan toko Anda tanpa harus menggunakan berbagai macam kecurangan yang merugikan.

 

Laporkan Kecurangan yang Terjadi

Dalam mendukung kebijakan anti-brushing dari Shopee, apabila Anda semuanya melihat kecurangan yang ada segeralah Anda melaporkan kecurangan tersebut ke pihak Shopee. Lalu bagaimana cara kita melaporkan kecurangan tersebut pada pihak Shopee? Jangan khawatir, cara melaporkannya sangat mudah. Cukup dengan klik ikon titik tiga di kanan atas pada kolom chat. Selanjutnya klik laporkan pengguna ini.

Dengan melaporkan kecurangan yang terjadi pada pihak Shopee, maka akan membantu Shopee menjadi tempat berbisnis jual beli yang selalu dipercaya baik penjual dan pembeli. Maka dari itu, sebisa mungkin hindarilah perilaku anti-brushing Shopee ini agar akun Anda tidak dibekukan. Sebab, jika akun Shopee dibekukan, tentu saja Anda tidak bisa melakukan aktivitas di Shopee lagi, baik itu melakukan penjualan maupun pembelian.

 

Sebagai pengguna marketplace Shopee, Anda wajib mewaspadai aktivitas Anti-Brushing di Shopee. Semoga informasi diatas bermanfaat bagi Anda pengguna Shopee. Jika Anda merasa kesulitan dalam membuat desain banner atau desain visual produk marketplace Anda, pastikan untuk segera hubungi Sosiakita sekarang juga!

Karena Sosiakita dapat membantu Anda dalam membuat toko online Anda menjadi lebih profesional dan terpecaya. Tertarik untuk mencoba? Segera Hubungi Sosiakita sekarang juga! Dapatkan free konsultasi dengan kunjungi halam resmi kami di sini  atau temukan kami di LinkedIn, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui informasi terupdate kami.  

Bingung Menentukan Nama Brand? Simak Tips Berikut

Bingung Menentukan Nama Brand? Simak Tips Berikut

Brand menjadi hal yang sangat penting dalam sebuah bisnis. Oleh karena itu memilih nama brand bisnis tidak boleh dilakukan secara asal. Karena nama brand selalu menjadi first impression dan mewakili citra bisnis Anda secara menyeluruh. Baik dari segi filosofi, visi, maupun misi. Karena nama brand merupakan suatu identitas yang akan terus mengakar kuat pada brand Anda, sehingga Anda harus memilih nama brand dengan tepat. 

Maka tidak heran jika banyak orang yang lebih dipusingkan dalam memikirkan dan memutuskan nama brand yang perfect untuk bisnis mereka dibandingkan dengan hal lainnya. Karena, jika sampai memiliki nama brand yang buruk, maka akan kurang memorable, dan dapat merusak citra brand bisnis yang akan dibangun, atau kasarnya memulai bisnis dengan sebuah “kecacatan”. 

Pastikan hal tersebut tidak terjadi pada bisnis Anda ya. Karena pada dasarnya membuat nama brand merupakan hal yang susah-susah gampang dan cukup riskan,  Terlebih untuk Anda yang baru saja terjun ke dalam dunia bisnis. Namun Anda tidak perlu bingung lagi, karena Sosiakita telah menyiapkan 6 tips menentukan nama brand bisnis yang bisa Anda terapkan berikut ini.  

 

1. Brainstorming Mencari Nama Brand yang Potensial dan Identifikasi Pesaing 

Tips menentukan nama brand bisnis yang pertama yaitu melakukan brainstorming untuk mencari nama brand yang potensial dan mengidentifikasi pesaing. Sebelum Anda menentukan segalanya, pastikan untuk melakukan brainstorming terlebih dahulu. anda bisa melakukan brainstorming dengan orang profesional yang paham akan hukum bisnis atau bisa juga dengan rekan bisnis Anda untuk menambah ide-ide baru.

Anda harus menjabarkan terlebih dahulu seperti apa bisnis yang akan Anda jalankan nantinya, apakah berupa bisnis kuliner, ritel, kecantikan, fashion, jasa, atau bisnis lainnya. Tidak hanya itu, Anda juga perlu mengidentifikasi brand-brand pesaing bisnis Anda. Tujuannya agar nama brand Anda nantinya tidak sama dengan milik pesaing Anda.   

Setelah itu, Anda juga perlu menuliskan kata-kata kunci yang berkaitan dengan bisnis Anda, baik jenis bisnis, produk, target sasaran, hingga lokasi tempat Anda berada. Jika sudah mengumpulkan referensi kata-kata tersebut Anda juga bisa mencari sinonim dari kata kunci yang telah Anda tuliskan  tersebut. Sehingga Anda dapat mencari kata-kata yang berbeda, namun memiliki makna yang sama. 

 

Baca Juga: Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

 

2. Pilih Nama yang Belum Pernah Digunakan

Tips menentukan nama brand bisnis yang kedua yaitu dengan memilih nama yang belum pernah digunakan oleh bisnis lain sebelumnya. Hal ini bertujuan agar brand Anda nantinya tidak menimbulkan masalah dengan pihak lain terlebih berkaitan dengan hak paten serta permasalahan lainnya. Karena jika sudah berkaitan dengan hak paten akan menjadi masalah yang rumit. Bahkan Anda bisa terjerat kasus hukum, jika pihak lain menuntut brand Anda atas hak paten. Oleh karena itu Anda perlu melakukan survei kecil terlebih dahulu untuk menguji nama brand yang Anda inginkan. Anda bisa melakukan pencarian di google terlebih dahulu atau pada Direktorat Jenderal Kekayaan Intelektual terkait hak paten untuk lebih lengkapnya.

 

Baca Juga: Membangun Personal Branding yang Kuat Dengan 4 Tips Ini!

 

3. Pilih Nama yang Sederhana dan Mudah Diingat

Tips menentukan nama brand bisnis yang ketiga yaitu dengan memilih nama yang sederhana namun mudah diingat. Hal ini karena semakin mudah nama brand suatu bisnis akan sangat mudah untuk diucapkan, selain itu juga semakin mudah diingat oleh para calon pelanggan. Bahkan pelanggan Anda akan semakin mudah pula untuk merekomendasikannya pada pelanggan lain. 

Seperti yang telah disampaikan pada laman Marketing Society bahwa prinsip branding yang baik terutama pada penamaannya adala ‘less is more’. Tujuannya agar mudah diingat, selain itu nama brand idealnya terdiri dari 2, 3 atau maksimal 4 suku kata saja. 

Jadi pastikan Anda memilih nama brand yang sederhana serta hindari penggunaan singkatan yang rumit atau bahasa asing yang akan mudah dilupakan oleh pelanggan Anda. Selain itu jangan memilih nama brand yang hanya memiliki sedikit perbedaan dengan brand kompetitor. Karena hal itu akan membuat bisnis Anda kehilangan peluang untuk mendapatkan pelanggan.

 

Baca Juga: Kenali Apa itu Branding dan Pentingnya bagi Perusahaan

 

4. Menambahkan Ciri Khas dalam Nama

Tips menentukan nama brand bisnis yang keempat yaitu pastikan Anda menambahkan ciri khas dalam nama brand tersebut. Agar nama brand Anda semakin terlihat berbeda dengan yang lain, tidak ada salahnya untuk menyisipkan sesuatu yang unik sehingga menjadi ciri khas dari nama brand Anda. Dengan begitu nama brand Anda pun akan lebih menonjol di industri karena berbeda dengan kompetitor Anda lainnya, sehingga pelanggan juga akan mudah mengingat brand Anda. 

 

Baca Juga: Tips Agar Iklan Menarik dan Mudah Dilirik Oleh Audiens

 

5. Pilih Nama dengan Arti yang Baik

Tips menentukan nama brand bisnis yang kelima yaitu dengan memilih nama yang memiliki arti baik. Pada dasarnya nama suatu brand pasti memiliki arti tersendiri bagi para pemiliknya. Hal ini bisa saja berkaitan dengan sejarah bisnis yang Anda jalankan atau bahkan diambil dari sesuatu yang menginspirasi Anda, dan lain sebagainya. Apapun itu pastikan Anda memilih nama merek dan memiliki arti baik, tujuannya agar dapat memberikan kesan positif dimata pelanggan maupun audiens serta memiliki nilai lebih di dalam bisnis. 

 

Baca Juga: 5 Cara Efektif Membuat Brand Storytelling Jadi Menarik

 

6. Dapat Dipertahankan dalam Sisi Hukum

Tips menentukan nama brand bisnis yang keenam yaitu nama brand dapat dipertahankan dalam sisi hukum. Penting untuk Anda ketahui bahwa membuat nama brand tidak boleh asal, karena diatur dalam undang-undang dan bisa dipertahankan dalam segi hukum. Jadi pastikan Anda tidak menggunakan nama brand yang sudah terdaftar secara sah secara hukum, karena dapat melanggar hak paten dan bisa berurusan dengan masalah hukum. 

Untuk itu Anda bisa melakukan riset kecil-kecilan melalui internet. Anda juga bisa meminta bantuan pada orang profesional di bidang hukum jika memungkinkan, untuk membantu Anda dalam menentukan nama brand yang sesuai dan bebas dari hak paten. Karena nama brand ini sebenarnya menjadi hal yang cukup riskan, jika Anda salah dalam mengambil tindakan maka akan menjadi masalah yang rumit. 

Selain menentukan nama yang unik serta menarik, Anda juga perlu membuat logo brand yang sesuai dengan citra bisnis Anda. Pastikan untuk tidak meniru logo dari brand lain. Akan lebih baik jika Anda membuat logo brand yang memiliki desain sederhana namun tetap eye catching. Apabila Anda tidak memiliki waktu atau keahlian dalam mendesain logo dan branding, Anda bisa meminta bantuan pada penyedia jasa desainer logo dan branding yang terpercaya dan profesional.

 

Baca Juga: Cara Jitu Membuat Logo Brand Bisnis Lebih Menarik

 

Itulah 6 tips menentukan nama brand bisnis yang bisa Anda lakukan. Satu hal penting dan perlu Anda ingat yaitu jangan meniru nama brand lain. Usahakan sebisa mungkin untuk membuat identitas sendiri tanpa mencontoh orang lain. Meski pada kenyataannya Anda tidak akan meniru itu 100%, tapi pasti ada yang sama entah itu pengucapannya atau penulisannya. Nah, agar bisnis anda bisa memiliki nama brand dan logo yang berbeda dengan yang lain, namun tetap memiliki arti bagus dan mudah diingat oleh para audiens dan pelanggan, pastikan untuk menggunakan jasa desain logo dan branding dari  Sosiakita an profesional dan terpercaya.  

Sosiakita merupakan salah satu jasa digital marketing Surabaya yang mempunyai berbagi layanan, mulai dari pembuatan website, pengembangan web, digital marketing, hingga pembuatan konten-konten menarik untuk website dan sosial media Anda. Dengan pengalaman yang kami miliki serta team yang ahli dan profesional, kami akan mampu mengembangkan bisnis dan perusahaan Anda. Berminat untuk bergabung? Segera hubungi kami sekarang untuk mendapatkan fee konsultasi atau kunjungi halam resmi kami di sini  atau temukan kami di LinkedIn, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui informasi terupdate kami.    

4 Konsep AIDA Dalam Kampanye Iklan dan Strategi Penjualan

4 Konsep AIDA Dalam Kampanye Iklan dan Strategi Penjualan

Ketika kamu menjalankan sebuah strategi marketing untuk mengembangkan bisnismu, tentunya tidak akan pernah lepas dengan konsep AIDA. AIDA sendiri merupakan konsep marketing yang bisa mengenal tahapan kognitif yang seseorang alami dalam proses pembelian barang maupun jasa yang bisnis kamu tawarkan. Dengan kata lain, AIDA dapat mengidentifikasi bagaimana customer kamu melewati proses yang terdiri dari berbagai tahapan sebelum mereka akhirnya memutuskan untuk melakukan pembelian.

Dalam penerapannya, AIDA memiliki empat tahapan yang harus kamu lewati. Attention (A), Interest (I), Desire (D), dan Action (A). Umumnya, keempat tahapan ini bisa kamu gunakan dalam kampanye iklan maupun strategi penjualan. Berikut ini adalah penjelasan dari masing-masing tahapan konsep AIDA.

 

1. Attention

Tahapan yang pertama yakni attention. Attention merupakan strategi yang kamu buat untuk menarik perhatian customer supaya terjadi brand awareness. Hal tersebut bisa mendapatkan dukungan dari berbagai hal. Tak hanya itu saja, dalam tahapan attention ini kamu akan lebih fokus untuk menumbuhkan kesadaran ataupun daya tarik brand bisnismu.

Konten yang kamu gunakan pun juga bisa bersifat provokatif. Dengan begitu, customer kamu akan teralihkan perhatiannya ke konten yang sudah kamu siapkan. Misalnya saja seperti headline yang out of the box, kemudian video atau gambar meme yang menarik, hingga jungle yang mudah customer ingat.

 

2. Interest atau Mempertahankan Minat

Konsep AIDA yang selanjutnya adalah interest atau mempertahankan minat. Tujuan atau goal dari tahapan yang satu ini adalah bisa membuat customer atau pelanggan terlibat secara aktif dengan iklan tersebut. Hal ini melalui ketertarikan mereka atas produk maupun jasa yang bisnis kamu tawarkan.

Selain itu, tahapan interest ini, dimana seorang marketer harus memiliki kemampuan untuk mempertahankan minat pelanggannya. Kamu perlu melakukan analisis terhadap customer, mengetahui sasaran atau target iklan, kepentingan dan kebutuhan customer, hingga solusi yang jasa atau produk kamu tawarkan untuk menyelesaikan masalah mereka. Informasi semacam ini bisa kamu dapatkan melalui alat analisis web ataupun media sosial.

 

3. Desire

Tahapan AIDA selanjutnya yakni desire. Dalam tahapan ini berkaitan dengan niat atau keinginan yang konkret untuk membeli produk maupun jasa bisnismu. Kamu dapat memaksimalkan tahapan ini dengan memberikan solusi atau pemecahan masalah dari brand yang kamu tawarkan. Tak hanya itu, testimoni pelanggan juga bisa memberikan dukungan pada tahapan ini.

Kamu bisa menunjukkan kelebihan dan manfaat dari jasa maupun produk tersebut. Hal ini dapat memberikan jawaban kepada pelanggan terkait masalah yang mereka hadapi. Selain itu, kamu juga bisa memberikan promosi berupa diskon atau sejenisnya. Dengan begitu, hasrat ingin membeli produk atau menggunakan jasa akan semakin tumbuh.

 

4. Action

Setelah melalui tahapan desire dalam konsep AIDA ini, tahapan terakhir yakni action. Dalam tahapan ini, kamu memberikan ajakan kepada konsumen untuk melakukan tindakan, yakni pembelian. Selain itu, kamu dapat memberi sense of urgency seperti “Promo Hanya Hari Ini” atau “Promo Hanya Sampai Tanggal…”. Hal ini bertujuan untuk memaksimalkan tahapan action.

Pada tahapan action ini, pelanggan sudah memiliki kesadaran terhadap keberadaan brand bisnismu. Sehingga, mereka memiliki ketertarikan dan hasrat untuk membeli produk atau menggunakan sebuah jasa. Dalam tahapan ini, pelanggan sudah membuat keputusan. Meskipun belum ada kepastian untuk menggunakan barang atau jasa milik bisnismu, setidaknya pelanggan sudah mendapatkan pengetahuan dan pengalaman.

 

Supaya kamu menerapkan strategi bisnis yang tepat, penting untuk memahami setiap tahapan dari konsep AIDA ini. Setiap keputusan yang kamu ambil, akan mempengaruhi perkembangan bisnismu. Maka dari itulah jangan pernah salah dalam memilih strategi.

Semoga pembahasan tentang 4 konsep AIDA dalam kampanye iklan dan strategi penjualan dapat membantu dan bermanfaat untuk Anda. Jika Anda memiliki usaha, brand, atau bisnis dan berencana untuk memasarkannya melalui media sosial seperti Instagram, Facebook, TikTok, atau lainnya, namun belum memiliki strategi yang tepat dan tidak tahu bagaimana mengelolanya?  Jangan khawatir, karena Sosiakita bisa membantu Anda.      

Sosiakita merupakan salah satu jasa digital marketing Surabaya yang mempunyai berbagi layanan, mulai dari pembuatan website, pengembangan web, digital marketing, hingga pembuatan konten-konten menarik untuk website dan sosial media Anda. Dengan pengalaman yang kami miliki serta team yang ahli dan profesional, kami akan mampu mengembangkan bisnis dan perusahaan Anda. Berminat untuk bergabung? Segera hubungi kami sekarang untuk mendapatkan fee konsultasi atau kunjungi halaman resmi kami di sini  atau temukan kami di LinkedIn, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui informasi terupdate kami. 

Cara Mudah Beriklan Otomatis Di Tokopedia Dengan Topads 

Cara Mudah Beriklan Otomatis Di Tokopedia Dengan Topads 

Tokopedia merupakan salah satu marketplace terkenal yang memungkinkan pengguna atau pemilik bisnis di Indonesia untuk mengembangkan dan mengelola bisnis atau toko online mereka secara mudah dan gratis. Tokopedia sebagai marketplace terbesar di Indonesia, terus mengembangkan fitur-fitur baru yang lebih memudahkan user untuk mengembangkan bisnisnya. Salah satu fitur yang ada di Tokopedia yaitu TopAds. Tokopedia Ads atau TopAds merupakan layanan iklan berbayar yang bisa Anda gunakan untuk mempromosikan dan meningkatkan penjualan Anda. 

Melalui TopAds, Toko dan produk Anda akan lebih sering muncul dan tampil di barisan halaman pencarian paling atas, saat pembeli sedang mencari produk yang mereka butuhkan. Dengan begitu, calon pembeli akan lebih mudah menemukan toko dan produk Anda tanpa scroll kebawah lebih jauh. Sehingga dengan menggunakan TopAds Anda akan mendapatkan lebih banyak keuntungan, karena banyak calon pembeli yang tertarik dengan Toko dan produk Anda yang kemudian melakukan pembelian. Nah apakah Anda berniat untuk melakukan promosi dan meningkatkan penjualan dengan TopAds? Pada artikel kali ini Sosiakita akan menjelaskan mengenai cara beriklan TopAds dengan mudah dan benar yang bisa Anda simak berikut ini.

 

Baca Juga: Wajib Tahu! 5 Tips Bijak Menjual Barang di Marketplace

 

1. Mendaftarkan Toko Anda di TopAds

Cara beriklan Tokopedia atau TopAds yang pertama yaitu mendaftarkan toko Anda di Topads terlebih dahulu. Dengan mendaftarkan toko Anda, Tokopedia akan memberikan berbagai macam opsi untuk penempatan produk yang akan Anda iklankan, sehingga muncul pada halaman-halaman strategi di Tokopedia, seperti berikut ini:

  • Halaman beranda pada Tokopedia, yang mana menjadi halam utama sehingga sering dilihat oleh pengunjung.
  • Halaman favorit atau halaman dimana berisi produk-produk pilihan atau yang akan direkomendasikan kepada pengunjung situs.
  • Halaman kategori produk, yaitu halaman dimana pengunjung akan melihat produk Anda sesuai dengan kategori produk yang mereka cari atau tidak.       

 

2. Mengatur CPC atau Biaya per Klik

Cara beriklan Tokopedia atau TopAds dengan mudah yang kedua yaitu dengan mengatur CPC atau biaya per kliknya. Agar produk atau iklan Anda dapat tampil dihalaman paling depan, Anda perlu menentukan atau memasang biaya per klik terlebih dahulu. Pastikan jika biaya yang Anda pasang bersaing dengan toko-toko lain agar muncul di halaman paling depan. Caranya Anda bisa memperhatikan rekomendasi dari biaya per klik agar bisa mengetahui rata-rata biaya per klik yang digunakan oleh toko lainnya atau kompetitor Anda.   

 

Baca Juga: Cara Mudah Pasang Iklan Di TikTok Untuk Pemula

 

3. Menganalisa Tingkat Relevansi Iklan Tokopedia Ads

Cara beriklan Tokopedia atau TopAds yang ketiga yaitu dengan menganalisis tingkat relevansi iklan Tokopedia Ads. Adapun cara melihatnya melalui banyaknya klik pada iklan Anda. Karena tingkat relevansi akan menentukan urutan tampil dari suatu iklan, oleh karena ini semakin tinggi tingkat relevansinya, maka akan semakin tinggi pula iklan Anda tampil.   

 

4. Mengatur Nama Produk yang Sesuai Keyword

Cara beriklan Tokopedia atau TopAds yang keempat yaitu dengan mengatur nama produk sesuai dengan keyword atau kata kunci yang ingin Anda bidik. Penamaan produk merupakan hal yang sangat penting untuk dilakukan, karena dapat mempengaruhi performa dari TopAds dan penjualan produk Anda. Anda juga dapat menarik minat pembeli melalui penamaan produk yang Anda jual, seperti halnya berikut ini:

  • Memberikan penamaan produk yang jelas dan mengandung keyword atau kata kunci. Karena akan sangat berpengaruh dalam muncul di halaman pencarian produk. Ketika pengguna melakukan pencarian kata “kue coklat” kemudian produk Anda mengandung keyword tersebut, maka produk atau iklan Anda akan muncul di halaman pencarian. 
  • Pastikan untuk tidak memberikan nama yang mengandung kode asing. Ketika target pasar Anda adalah orang Indonesia menggunakan bahasa Indonesia yang jelas dan mudah dimengerti.

   

Baca Juga: 7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

 

5. Memasang Biaya Per Klik Sesuai Rekomendasi

Cara beriklan Tokopedia atau TopAds yang kelima yaitu dengan memasang biaya per klik yang sesuai dengan rekomendasi iklan. Pada dasarnya rekomendasi biaya adalah rata-rata dari biaya iklan yang sering digunakan atau dipasang oleh penjual lain dengan kategori yang sama. Apabila Anda ingin produk dan toko Anda tampil di halaman paling depan dan teratas, maka pastikan untuk memasang biaya per klik yang per klik yang telah direkomendasikan, agar dapat bersaing dengan kompetitor.    .

 

Baca Juga: Ketahui 5 Tips Mudah Beriklan di Facebook Ads

 

6. Memilih Kategori Produk

Cara beriklan Tokopedia atau TopAds yang keenam yaitu dengan memilih kategori produk. Hal ini karena kategori produk menjadi salah satu faktor penting yang dapat mempengaruhi performa iklan Tokopedia Ads Anda. Pastikan Anda menentukan kategori produk yang sesuai dengan produk yang diiklankan. Apabila terjadi kesalahan dalam menentukan kategori produk ini, maka calon pembeli akan kesulitan menentukan produk Anda. 

 

7. Memilih Foto Produk yang Tepat

Cara beriklan Tokopedia atau TopAds yang ketujuh yaitu dengan memilih foto produk yang tepat. Hal yang tidak kalah penting dalam beriklan di Tokopedia yaitu memilih foto produk yang tepat. Karena akan sangat berpengaruh pada minat calon pembeli. Pastikan foto yang Anda pilih memiliki pencahayaan yang pas, warna dan kualitas foto yang terbaik. Selain itu pastikan jika foto Anda memperlihatkan produk dengan sangat jelas. 

 

Baca Juga:  9 Cara Mudah Beriklan di Tiktok Menggunakan Tiktok Ads

 

8. Menambahkan Deskripsi Produk dengan Jelas  

Cara beriklan Tokopedia atau TopAds yang terakhir yaitu dengan menambahkan deskripsi produk dengan jelas. Seperti halnya dengan penamaan produk, penambahan deskripsi juga perlu Anda lakukan dengan detail dan jelas. Anda bisa menambahkan informasi mengenai kegunaan, kelebihan, bahan, warna, tipe, ukuran, dan lainnya sebelum menjalankan iklan.   

 

Itulah beberapa cara beriklan di Tokopedia atau TopAds yang bisa Anda terapkan sebelum iklan Anda terpasang. Semoga informasi diatas bisa membantu Anda dalam memulai beriklan di Tokopedia. Jika Anda masih merasa kesulitan atau tidak memiliki cukup waktu untuk menjalankan iklan atau mengelola toko online Anda  segera hubungi Sosiakita sekarang juga!

Karena Sosiakita dapat membantu Anda dalam mengelola toko online Anda di berbagai marketplace, serta dapat meningkatkan performa toko dan engagement social media Anda. Tertarik untuk mencoba? Segera Hubungi Sosiakita sekarang juga! Dapatkan free konsultasi dengan kunjungi halaman resmi kami di sini  atau temukan kami di LinkedIn, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui informasi terupdate kami.