5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Membahas tentang brand awareness, maka kita akan berbicara tentang seberapa banyak orang yang mengenal sebuah merek (brand). Misalnya ketika seseorang berbicara mengenai “air mineral”, merek apa yang terlintas di pikiran kamu pertama kali? Mungkin kamu akan mengingat “aqua”, atau ketika kita membahas soal “mie instan” merek yang terlintas di pikiran kita adalah ‘indomie’ dengan slogannya ‘indomei seleraku’.

Berdasarkan contoh diatas, dapat ditarik kesimpulan brand awareness merupakan kemampuan klien dalam mengenali atau mengingat sebuah merek (brand), termasuk nama, gambar, logo atau slogan yang digunakan oleh sebuah brand.

Apakah brand awareness sangat penting dalam sebuah bisnis? Jawabannya adalah tentu ‘sangat penting’. Karena brand awareness mampu menciptakan kepercayaan klien, mendorong klien untuk loyal dengan produk atau jasa kamu, dan mempermudah kamu untuk mendapatkan klien baru yang lebih banyak.

Lantas bagaimana cara meningkatkan brand awareness? Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan brand awareness yakni menggunakan media sosial. Karena saat ini, pengguna media sosial di Indonesia sendiri sangatlah besar. Hal ini dibuktikan dari sebuah data yang dimiliki oleh KataData, bahwa pengguna media sosial di Indonesia mencapai 150 jiwa (56% dari total populasi penduduk). Jumlah tersebut naik 20% dari survey di tahun sebelumnya.

Berikut data yang dihasilkan:

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Ilustrasi presentasi jumlah pengguna soasial emdia di Indonesia. Sumber kataData

Selain pengguna media sosial yang terus meningkat, meningkatkan brand awareness menggunakan media sosial juga tidak membutuhkan biaya yang besar, bahkan bisa gratis. Namun, kamu tetap harus bijak untuk menggunakan media sosial.

Berikut 5 cara untuk membangun brand awareness melalui media sosial:

1. Gunakan Platform Media Sosial yang Sesuai

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Gunakan sosial media yang sesuai. Image credit: Photo by William Iven on Unsplash

Saat ini, media sosial terdiri dari beberapa jenis platform, seperti Facebook, Instagram, atau Twitter. Untuk meningkatkan brand awareness, kamu tidak perlu menggunakan semua jenis platform media social.

Karena terlalu banyak menggunakan platform media sosial, akan membuat social media marketing yang kamu lakukan tidak efektif, sehingga mempersulit kamu untuk meningkatkan brand awareness.

Oleh karena itu, cukup gunakan salah satu platform media sosial yang sering digunakan oleh target klien kamu.

Jika target klien kamu memiliki usia yang relatif muda dan bisnis kamu merupakan model bisnis B2C (business to customer), maka platform yang cocok untuk kamu gunakan adalah Instagram.

Namun, jika target klien kamu berasal dari kalangan profesional, memiliki usia yang relatif lebih tua, dan merupakan model bisnis B2B (business to business), maka Facebook dan LinkedIn merupakan platform media sosial yang cocok untuk kamu gunakan.

2. Sesuaikan Konten dengan Platform Media Sosial yang Kamu Gunakan

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Sesuaikan Konten dengan Platform Media Sosial yang Kamu Gunakan. Photo by Eaters Collective on Unsplash

Setelah menentukan platform media sosial yang akan kamu gunakan, sekarang saatnya kamu membuat konten untuk meningkatkan brand awareness produk atau jasa kamu.

Namun, perlu kamu ketahui, bahwa masing-masing platform media sosial menggunakan jenis konten yang berbeda-beda. Sehingga jangan salah ketika menggunakan jenis konten saat melakukan upload.

Jika kamu menggunakan platform Facebook, maka kamu bisa mengupload konten berupa teks, gambar, atau video. Dan saat menggunakan platform Instagram, kamu bisa menggunakan konten gambar atau video.

Namun, jika kamu menggunakan platform Twitter, konten yang cocok untuk kamu gunakan yaitu konten berjenis teks. Sedangkan ketika kamu menggunakan platform LinkedIn, kamu bisa menggunakan konten berjenis teks dan gambar.

3. Manfaatkan Influencer Marketing

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Manfaatkan Influencer Marketing. Photo by Alexa Suter on Unsplash

Influencer marketing yaitu sebuah strategi marketing untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa melalui seorang influencer. Influencer bisa merupakan seorang artis, selebgram, atau youtuber.

Influencer marketing mampu meningkatkan brand awareness bisnis kamu. Karena influencer merupakan mereka yang memiliki banyak followers di media sosial dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap followers mereka.

Para influencer akan disukai dan dipercaya oleh followers mereka sehingga apa yang mereka sampaikan dan lakukan bisa mempengaruhi followers untuk mencoba dan membeli sebuah produk.

Bukan hanya itu, seorang influencer biasanya menciptakan konten-konten yang unik dan menarik, sehingga dapat mendorong klien untuk menggunakan produk kamu.

Berikut salah satu contoh produk yang dipromosikan oleh seorang influencer:

4. Optimalkan Akun Media Sosial Kamu

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Optimalkan Akun Media Sosial Kamu. Photo by Erik Lucatero on Unsplash

Mengoptimalkan akun media sosial juga menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan brand awareness bisnis kamu. Akun media sosial yang lengkap akan membuat banyak orang mengenal bisnis kamu.

Ada 3 elemen penting yang harus kamu optimalkan pada akun media sosial:

a. Profile Picture pada Akun Media Sosial

Biasanya klien akan mudah mengenal dan mengingat suatu bisnis melalui profile picture yang digunakan pada media sosial. Alangkah baiknya jika kamu menggunakan logo bisnis sebagai profile picture.

Lihat contohnya pada gambar dibawah ini:

Pada gambar diatas, Whello sebagai agensi digital marketing menggunakan maskot ikan hiu sebagai logo bisnis mereka. Sehingga profile picture pada akun media sosial, mereka juga menggunakan foto ikan hiu (logo bisnis).

b. Deskripsi Singkat Mengenai Bisnis

Bagian ini merupakan bagian yang mendeskripsikan identitas bisnis kamu. Bisa berisi penjelasan singkat mengenai produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Tujuan adanya deskripsi bisnis yaitu agar klien mengerti dan lebih mengenal bisnis kamu.

Dibawah ini salah satu contoh deskripsi singkat mengenai suatu bisnis:

c. Rincian Kontak yang Bisa Dihubungi

Selanjutnya kamu juga harus mengoptimalkan akun media sosial pada bagian kontak yang bisa dihubungi klien jika mereka mulai tertarik untuk menggunakan bisnis kamu.

Kamu bisa memasukkan alamat website, nomor telepon, nomor WhatsApp, atau id Line pada akun media sosial.

Contohnya seperti gambar dibawah ini yang memasukkan alamat website sebagai kontak yang bisa dikunjungi oleh klien:

5. Adakan Giveaway

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Contoh Giveaway. Dokumentasi Sosiakita

Klien akan mudah tertarik dan mengenal sebuah bisnis yang sering mengadakan berbagai event, seperti giveaway. Mengadakan giveaway melalui media sosial akan mendorong klien menjadi pelanggan baru kamu.

Adakan giveaway pada waktu tertentu misalnya di hari penting bisnis kamu atau hari penting nasional seperti hari belanja online nasional (12 Desember).

Dan jangan lupa memberikan persyaratan dan hadiah menarik kepada peserta yang mengikuti giveaway.

Nah, gimana? Sudah paham kan sekarang cara membangun brand awareness di sosial media. Semoga bermanfaat ya.

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.

 

 

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

Masyarakat Indonesia pada saat ini bisa dibilang sudah sangat akrab dengan penggunaan internet. Karena layanan digital yang menjamur saat ini memiliki banyak keunggulan untuk menjadikan sesuatu yang rumit menjadi lebih mudah dan cepat. Hingga dari kalangan muda hingga tua, semua paham dan suka bermain internet.

Dan ini berlaku juga di dunia bisnis. Kehadiran layanan digital menjadikan setiap kegiatan transaksi baik itu promosi, penjualan, pembelian, dan pemasaran produk atau jasa dapat dilakukan secara elektronik atau lebih dikenal sebagai bisnis jenis e-commerce. Melalui sistem e-commerce produsen dapat menawarkan produk atau jasanya tanpa bertemu secara langsung dengan konsumen. Begitupun dengan konsumen yang dapat memilih dan membeli produk tanpa melihatnya secara langsung terlebih dahulu.

Dari sini kita dapat menarik kesimpulan, pengertian dari e-commerce sendiri adalah kegiatan jual beli barang/jasa atau transmisi dana atau data melalui jaringan elektronik, terutama internet. Mungkin masyarakat saat ini hanya mengenal e-commerce sebatas toko-toko online tempat menjual barang kebutuhan. Namun ternyata jenis-jenis e-commerce lebih luas daripada itu berikut 7 jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui:

1. Business-to-Business (B2B)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang pertama adalah Business-to-Business (B2B). B2B e-commerce meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa yang dilakukan antar perusahaan. Produsen dan pedagang tradisional biasanya menggunakan jenis e-commerce ini.

Umumnya e-commerce dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan EDI (Electronic Data Interchange) dan email dalam proses pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi, atau pengiriman dan permintaan proposal bisnis.

EDI (Electronic Data Interchange) adalah proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang disetujui, dari satu sistem komputer ke sistem komputer lainnya, dalam bentuk elektronik.

Jurnal merupakan salah satu bentuk B2B, di mana target audience Jurnal adalah pengusaha atau pemilik bisnis yang membutuhkan jasa pembukuan dan akuntansi. Dengan Jurnal, pengusaha dapat lebih mudah mengelola keuangan bisnis kapan dan di mana saja, serta membuat laporan keuangan lebih mudah, aman, dan tepercaya.

 

2. Business-to-Consumer (B2C)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang kedua adalah Business-to-Consumers (B2C). Business-to-Consumers (B2C) adalah jenis bisnis e-commerce yang paling umum dan paling dikenal oleh masyarakat. B2C adalah jenis e-commerce antara perusahaan dan konsumen akhir. Hal ini sesuai dengan bagian ritel dari e-commerce yang biasa dioperasikan oleh perdagangan ritel tradisional.

Jenis ini bisa lebih mudah dan dinamis, namun juga lebih menyebar secara tak merata atau bahkan bisa terhenti.

Jenis e-commerce ini berkembang dengan sangat cepat karena adanya dukungan munculnya website serta banyaknya toko virtual bahkan mal di internet yang menjual berbagai kebutuhan masyarakat. Contoh bisnis B2C yang cukup populer di Indonesia adalah Lazada, Amazon, Ebay, Traveloka, Berrybenka dan lain sebagainya.

 

3. Consumer-to-Consumer (C2C)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang ketiga adalah Consumer-to-Consumer (C2C). C2C merupakan jenis e-commerce yang meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa antar konsumen. Umumnya transaksi ini dilakukan melalui pihak ketiga yang menyediakan platform online untuk melakukan transaksi tersebut. C2C terbagi atas dua model yakni marketplace dan classifed. Di dalam model marketplace, konsumen dapat juga menjadi sebagai penyedia barang/jasa dalam sebuah platform dapat mem-posting berbagai produk untuk dibeli oleh konsumen lainnya. Berikut beberapa contoh penerapan C2C dalam website di Indonesia adalah Tokopedia, Bukalapak dan Lamido.

Untuk model classified yang memberikan kebebasan terhadap penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara langsung. Website yang tersedia hanya berfungsi untuk mempertemukan antara penjual dan pembeli namun tidak memfasilitasi transaksi jual beli online. Metode transaksi yang kerap dilakukan ada melalui cash on delivery atau COD. Website untuk model classified yang terkenal di Indonesia yakni OLX dan Kaskus.

 

4. Consumer-to-Business (C2B)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang keempat adalah Consumer-to-Business (C2B). Seperti namanya, di dalam jenis Consumer-to-Business (C2B) transaksi jual beli produk atau jasa dilakukan dari konsumen kepada perusahaan. Ini adalah kebalikan penuh dari jenis B2C yang telah dijelaskan sebelumnya. Dalam jenis ini individu menawarkan produk atau jasa terhadap perusahaan yang

Contohnya adalah sebuah website dimana desainer website menyediakan beberapa pilihan logo yang nantinya hanya akan dipilih salah satu yang dianggap paling efektif.

Atau bisa juga sebuah website yang menjual ragam template blog dari berbagai pengembang template. Pembuat template dapat mengupload template yang dibuatnya pada link yang telah disediakan oleh MBT, kemudian MBT akan menjual template yang telah di upload dan berbagi keuntungan dengan pembuat template.

 

5. Business-to-Administration (B2A)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang kelima adalah Business-to-Administration (B2A). B2A adalah jenis e-commerce yang mencakup semua transaksi yang dilakukan secara online antara perusahaan dan administrasi publik. Business-to-Administration (B2A) atau yang bisa dikenal sebagai Business-to-Government (B2G) adalah jenis e-commerce yang melibatkan banyak layanan, khususnya di bidang-bidang seperti fiskal, jaminan sosial,

 

6. Consumer-to-Administration (C2A)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang keenam adalah Consumer-to-Administration (C2A). Jenis C2A juga meliputi semua transaksi elektronik yang dilakukan antara individu dan administrasi publik.

Model B2A dan C2A sama-sama terkait dengan gagasan efisiensi dan kemudahan penggunaan layanan yang diberikan untuk masyarakat oleh pemerintah, juga dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi.

7. Online-to-Offline (O2O)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang ketujuh adalah Online-to-Offline (O2O). Ini adalah jenis bisnis baru di mana produsen menggunakan dua saluran baik itu online maupun offline. Pihak produsen akan melakukan promosi, menemukan konsumen, menarik konsumen serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap produk dan layanan melalui jaringan online.  Yang kemudian diteruskan dengan melakukan pembelian di toko offline.

Selain itu, jenis O2O juga berhubungan dengan aktivitas pemesanan secara onine dan melakukan pengambilan barang di toko offline. Jenis ini banyak digunakan pada sektor transportasi seperti Gojek dan Grab serta akomodasi seperti Airbnb, Airy, dan lain sebagainya.

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.
5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

Perubahan zaman selalu membawa hal baru di dalamnya, termasuk juga dengan tren marketing. Tren marketing selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi. Apalagi bagi pemilik bisnis online yang sudah pasti hampir semua aktivitas marketingnya terjadi di dunia maya. Marketing channel atau kanal marketing yang dapat digunakan pemilik bisnis online pun banyak dan bervariasi. Salah satu peluang besar yaitu melakukan kegiatan marketing melalui sosial media untuk bisnis online. Tingginya angka pengguna media sosial (medsos) memberikan keuntungan tersendiri bagi para pelaku usaha saat ini. Melalui berbagai platform sosial media yang hadir, Anda bisa melakukan pemasaran produk/jasa bisnis Anda dengan lebih efisien, mudah dan murah.

Dilansir dari laporan riset Hootsuite “Digital Around The World 2019”, dari total 268,2 juta penduduk Indonesia, terungkap sebanyak 150 juta orang telah menggunakan media sosial. Pengguna media sosial di Indonesia ini di dominasi oleh generasi milenial dan generasi Z.

Dari data tersebut, aktifitas marketing melalui media sosial tentunya menjadi favorit banyak pengusaha. Disamping praktis, keuntungan marketing di sosmed lainnya adalah pemasaran produk bisa diatur dengan mudah agar produk/jasa lebih cepat dikenal/dibeli dengan cara menjangkau calon konsumen sesuai target.

Bukan rahasia umum lagi jika di era digital, sosial media marketing dijadikan medium untuk meraih kesuksesan dalam meningkatkan penjualan secara online di berbagai e-commerce maupun jualan offline. Oleh sebab itu, sebagai pengusaha, Anda harus bisa punya strategi digital marketing dan pandai memilih platform media sosial yang tepat untuk lapak promosi Anda.

Biar jualan Anda makin laris manis, Cermati.com mengulas strategi pemasaran social media yang praktis nan menguntungkan untuk Anda coba.

1. Buatlah Konten Video Live

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

Konten Video Live. Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Konten live atau siaran langsung kini menjadi popular dan menjadi salah satu strategi pemasaran yang cukup efektif dan digemari semua kalangan pengguna media sosial. Bagi Anda yang belum pernah membuat konten live video, kini saatnya Anda mulai menjajal cara ini. Kuncinya, percaya diri saja, tak perlu malu-malu yang penting konten yang Anda buat relevan dengan usaha Anda.

Mulai dulu dengan cara sederhana, misalnya tentukan dulu produk apa yang akan Anda jadikan tema untuk konten live video di sosmed dagangan Anda. Lalu, buatlah semacam panduan sederhana seperti tentukan berapa lama waktu ngbrolnya, apakah akan ada review produk atau semacam unboxing produk tersebut, hingga hal-hal penting lainnya yang perlu diinfokan kepada followers atau calon konsumen Anda.

Bagi pemula dengan followers bisnis sedikit, pastikan Anda harus siap mental juga. Tak perlu sedih apabila nantinya hanya ada segelintir orang saja yang menonton. Ingat ya, santai saja dan berpikir positif saat akan membuat konten promosi untuk siaran langsung di sosmed Anda. Lakukan secara bertahap, atau Anda bisa juga berkolaborasi dengan orang lain yang sudah punya banyak followers untuk membuat konten live video.

2. Manfaatkan Jasa Influencer

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

Jasa Influencer. Photo by Diggity Marketing on Unsplash

Dalam dunia digital marketing, influencer marketing bukanlah cara baru. Influencer merupakan tokoh atau sosok yang populer dan memiliki banyak pengikut (followers) di sosial media. Hal ini membuat mereka punya pengaruh besar di dalam komunitas atau orang-orang yang menggunakan sosial media itu sendiri. Para influencer ini bisa saja berasal dari berbagai bidang, usia dan keahlian yang berbeda-beda.

Agar jualan Anda makin dikenal banyak orang, gunakan jasa influencer untuk memasarkan produk Anda. Jasa influencer sangat diminati sebab efektif untuk mendongkrak brand-awareness produk/jasa sekaligus penjualan. Supaya strategi marketing dengan jasa influencer tepat sasaran, pastikan dulu untuk melakukan riset dan memilih sosok influencer yang tepat dan relevan dengan bidang bisnis yang Anda miliki/jalankan.

3. Perkaya Konten Visual

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

Photo by Maddi Bazzocco on Unsplash. Konten Visual

Penggunaan konten visual di sosial media  terbilang efektif dalam memasarkan produk / brand usaha Anda. Buatlah konten dengan informasi visual yang mudah dikenal dan diingat oleh calon konsumen dan pelanggan Anda. Lakukan riset, konten visual seperti apa yang saat ini digemari oleh konsumen. Pastikan semua konten visual yang akan di posting di media sosial memiliki kualitas yang baik agar tercipta interaksi dan meningkatkan jumlah followers.

4. Buat Personalisasi Konten Sosial Media Anda

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing. Photo by Aaron Weiss on Unsplash

Lakukan personalisasi konten dalam strategi marketing sosial media bisnis/usaha Anda. Cara ini efektif dalam menggaet calon konsumen ketika melihat iklan dan promosi Anda hingga akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut. Buatlah rancangan rencana konten yang sudah disesuaikan dengan riset produk Anda. Lalu, susun strategi marketing dengan menerapkan konsep personalisasi konten. Gunakan hasil analitik untuk memaksimalkan konten Anda yang sesuai dengan pangsa pasar saat ini.

5. Manfaatkan Asisten Virtual

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing. Photo by Aaron Weiss on Unsplash

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing. Photo by Aaron Weiss on Unsplash

Untuk mempermudah pekerjaan Anda dan memperlancar aktifitas pemasaran bisnis, manfaatkan asisten virtual. Ada banyak alat marketing yang bisa digunakan untuk mempermudah Anda berjualan dan melayani calon konsumen dengan cepat dan hemat. Lakukan riset dahulu untuk menemukan jasa asisten virtual yang tepat dan sesuai untuk melayani penjualan di media sosial Anda. Lalu lakukan review juga, agar Anda bisa mengetahui apakah jasa asisten virtual yang dilakukan sudah efektif atau tidak dalam melayani berbagai pertanyaan calon konsumen.

Terus Lakukan Peningkatan Strategi

Melakukan pemasaran online melalui sosial media bisa menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan peningkatan angka penjualan. Tentunya, Anda harus pahami dulu hal-hal mendasar dalam berjualan di media sosial. Terus lakukan perbaikan strategi dan mencoba hal-hal baru untuk menemukan cara marketing yang sesuai dengan bisnis Anda. Perlahan namun pasti, ketika Anda sudah menerapkan semua cara marketing di sosial media, imbangi juga dengan peningkatan kualitas produk/jasa Anda agar Anda bisa meraih untung maksimal.

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.
Pengaruh Penggunaan Sosial Media Di Era Millennial

Pengaruh Penggunaan Sosial Media Di Era Millennial

Generasi millenial adalah sebuah istilah yang populer menggantikan istilah generasi (Gen Y) atau sebutan untuk orang-orang yang lahir di tahun 1980-an hingga 2000-an.  Generasi millenial memiliki karakter yang khas, yang lahir di zaman TV sudah berwarna dan memakai remote, sejak masa sekolah sudah menggunakan handphone dan internet menjadi kebutuhan pokok di kehidupannya, dan pada artikel ini akan kita membicarakan mengenai pengaruh penggunaan sosial media di era millenial.

 

Membentuk Watak Millenial

sosiakita.com

Hal tersebut sangat berpengaruh dalam perubahan masyarakat di era sekarang ini yaitu lingkungan sosial termasuk teknologi. Era millenial sendiri cukup mahir di bagian teknologi. Dengan begitu karakter manusia juga berperan didalamnya yang berarti pembentukan watak seseorang dari cara bergaul di lingkungannya, dan hubungannya dengan media sosial adalah karakter millenial akibat pengaruh penggunaan sosial media di era millenial sekarang ini adalah semakin cepat berubah karena faktor lingkungan yang mana rasa gengsi mendominasi.

 

Pemikiran Yang Kreatif Dan Out Of The Box

sosiakita.com

Namun pengaruh penggunaan sosial media di era millenial juga memiliki dampak positif yaitu sebagai salah satu faktor yang mendorong para millenial untuk menciptakan hal baru dengan cara yang kreatif bahkan out of the box. Sehingga hadirnya generasi millenial dalam sebuah perusahaan dapat memberikan ide-ide kreatif. Dan dengan teknologi yang berkembang pesat mereka selalu belajar hal baru karena tidak ingin merasa tertinggal. Faktor inilah yang membuat para millennial memiliki kemampuan fast learning alias mampu mempelajari hal baru dengan cepat.

Para milenial yang fleksibel dan mudah beradaptasi dengan perubahan

sosiakita.com

Pengaruh penggunaan sosial media di era millenial lainnya adalah membuat para millenial memiliki pikiran yang terbuka sehingga tidak menutup diri dari segala saran maupun kritikan, yang memudahkan mereka untuk segera belajar. Generasi millennial justru memiliki sifat fleksibel dengan mudah beradaptasi dalam setiap perubahan. Dalam dunia kerja para millenial tidak mempermasalahkan perubahan peraturan atau kebijakan, hal tersebut tidak menghambat pekerjaan mereka. Sebagian besar kaum millennial memiliki sikap yang terbuka dan fleksibel, sehingga dalam dunia kerja mereka mampu bersosialisasi dengan baik. Di sisi lain millennial juga sosok yang mandiri sehingga generasi ini mampu dalam bekerja secara tim maupun individu.

 

sosiakita.com

Bagaimana dengan kalian ? apakah kalian juga bertekad menjadi millenial yang kreatif ? Yuk pergunakan akses yang semakin canngih di era ini untuk kegiatan positf dan un tuk mengembangkan kreatifitas dan bakatmu !

 

5 Jenis Media Sosial Yang Perlu Kamu Ketahui

5 Jenis Media Sosial Yang Perlu Kamu Ketahui

Di zaman yang serba canggih media sosial adalah media yang terus menanjak popularitasnya, baik dari sisi pengguna maupun sebagai platform untuk tempat jual beli secara online. Penggunaan sosial media seperti sebilah pisau yang memiliki dampak positife maupun negative tergantung dari si pengguna sosial media. Jika kamu memanfaatkan semaksimal mungkin sosial media yang ada, bukan hal yang mustahil jika usaha yang kamu miliki akan memiliki customer lebih banyak dan stabil. Tentu diperlukan juga strategi konten yang kuat, menarik dan beragam.

Yuk tanpa berlama-lama berikut  5 jenis media sosial yang perlu kamu ketahui sesuai dengan fungsinya :

1. Online reviews

sosiakita.com

Salah satu jenis media sosial yang perlu kamu ketahui pertama adalah online reviews. Sangat penting suatu brand atau usaha memiliki online reviews sebagai bukti nyata hubungan baik customer dan pemilik usaha. Sosial media untuk Online Reviews berbasis lokasi yaitu seperti OpenRice, TripAdvisor & Zomato. Dengan sebuah sistem yang dinamakan geolocation, sistem identifikasi lokasi geografi untuk menemukan lokasi suatu objek seperti smartphone atau komputer yang dikoneksikan dengan internet.  Teknologi inilah yang membuat sosial media semakin berkembang dan memudahkan banyak pengguna untuk memilih dan mencari rekomendasi yang terbaik dari suatu usaha.

 

2. E-commerce

sosiakita.com

Untuk memudahkan pengguna untuk berbelanja maupun sekedar melihat-lihat katalog suatu produk, e-commerce jugamerupakan jenis media sosial yang perlu kamu ketahui. Berbeda dengan marketplace yang memiliki jangkauan pasar yang luas (tempat berbagai toko online dapat kamu temukan), e-commerce merupakan website pribadi yang hanya menjual produk mereka sendiri. E-commerce memang diperlukan bagi penggiat usaha untuk mengenalkan produknya secara lebih eksklusif sebagai official storenya. Semua transaksi dapat dilakukan dengan menggunakan shopping cart dan payment gateway yang ada didalam website tersebut.

 

3. Forum Diskusi

sosiakita.com

Dalam dunia media sosial forum diskusi bisa dibilang sebagai pelopor media sosial. Jauh sebelum ada sosial media seperti Facebook yang memiliki pengguma yang terbesar didunia, forum diskusi sudah menjadi tempat berkumpulnya anak-anak muda maupun orang dewasa untuk membahasa apapun, hingga dibuatnya komunitas dengan hobby yang sama. Mulai dari hiburan seperti membahas video game favorite, reaction dari anime favorit hingga membahas hal yang serius seperti cara mengatasi kerusakan komputer dan masih banyak lainnya. Jika penggunaan forum untuk sekedar berdiskusi tidak diperlukan identitas dan foto asli pengguna, namun beda cerita jika penggunaannya untuk suatu usah maupun brand yang harus menggunakan identitasa dan photo profil asli untuk membangun trust.

 

4. Social Publishing Platforms

sosiakita.com

Untuk kamu yang memiliki hobi menulis dan  berbagi cerita, tidak ada salahnya untuk mengunakan jenis media sosial yang satu ini. Artikel yang kamu tulis dapat dibagikan untuk dibaca oleh sesama pengguna, yang jenisnya dibagi 2 yaitu blog dan microblog. Microblog yang paling terkenal dan digunakan oleh kebanyakan orang di dunia adalah twitter dan facebook. Dengan microblog kamu bisa menjangkau lebih banyak calon konsumen meski efeknya tidak lebih baik dari blog. Blog didesain dengan lebih banyak karakter yang bisa ditulis serta dapat dikombinasikan dengan foto maupun video.

Jika salah satu strategi pemasaran Anda adalah content marketing, pemasaran akan lebih efektif bila menggunakan blog. Blog tidak hanya meningkatkan awareness dari bisnis dan meningkatkan engagement pada sosial media seperti Facebook fanpage. Tapi juga bisa membantu brand Anda menjadi penguasa di niche market yang ditargetkan.

 

5. Relationship Networks

sosiakita.com

Bicara mengenai media sosial pasti tidak terlepas dari kegunaan awalnya yaitu untuk berkomunisasi dan bersosialisasi. Relationship Networks adalah salah satu fase awal jenis media sosial yang diluncurkan ke publik yang biasanya memiliki fitur halaman profil yang berisi foto, biodata dan informasi tambahan lain mengenai pengguna. Keistimewaan dari relationship networks terutama terdapat pada bagian dinding (walls), timelines atau private messages (PM) yang memudahkan pengguna untuk berkomunikasi melalui satu tempat. Termasuk fitur berbagi atau share informasi kepada seluruh jaringan hanya dengan satu klik. Yang termasuk dalam kategori relationship networks adalah seperti facebook, google plus, whatsapp, line, instagram.

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.
15 Cara Terbaik untuk Membangun Social Media Presence

15 Cara Terbaik untuk Membangun Social Media Presence

Saat ini kita memasuki era digital, dimana media sosial memiliki peranan sangat efektif untuk mendorong visibilitas bisnis. Terlebih untuk bisnis baru yang ingin segera tampil ke masyarakat. Namun, bukan perkara mudah untuk mengorbitkan akun sosial media bisnis baru. Karena, ketika Anda baru memulainya, di luar sana sudah ada ribuan kompetitor. Anda butuh struktur dan strategi. yang tepat. Berikut kami rangkum 15 cara terbaik untuk membangun social media presence yang positif.

1. Terapkan konsep SMART. 

Singkatnya, merek harus menetapkan sasaran yang spesifik, terukur, dapat dicapai, relevan, dan terikat waktu. Contoh dari tujuan SMART misalnya seperti ini:

Tingkatkan respons Twitter sebesar 25% pada akhir kuartal pertama

Specific (Spesifik): Secara khusus mengidentifikasi saluran sosial (Twitter) dan metrik (rasio respons).
Measurable (Terukur): Tingkat respons dapat diukur dari dasbor Sprout Social.
Achievable (Dapat diraih): Tidak membuat tujuan yang tidak rasional, misal peningkatan 100% dalam 10 hari.
Relevant (Relevan): Tujuan akan berdampak pada keberadaan media sosial secara keseluruhan, membuatnya sangat relevan.
Time-bound (Waktu terikat): Tujuannya harus dipenuhi pada akhir kuartal pertama.

2. Identifikasi audiens.

Setelah menjabarkan tujuan, uraikan target audiens Anda. Memecah audiens akan membantu Anda mengetahui hal-hal berikut:
– Di situs media sosial mana Anda aktif
– Jadwal posting Anda
– Jenis konten yang Anda publikasikan
– Suara merek Anda
– Informasi di profil Anda

Banyak merek gagal karena mereka tidak memposting konten yang berbicara kepada pemirsa yang ditentukan. Luangkan waktu untuk melihat kepribadian audiens, pahami apa tantangan mereka dan merek apa yang sudah mereka ikuti di media sosial. Analisis persaingan semacam ini dapat membantu memahami bagaimana kehadiran media sosial Anda sendiri dapat muncul ke permukaan.

3. Kelola media sosial Anda secara manusia.

Maksudnya begini. Jangan takut untuk mengakrabkan diri dengan audiens. Jangan seperti robot, kehadiran media sosial yang manusiawi lebih banyak diharapkan oleh pengikut. Berhubungan secara personal dengan pengikut dapat membantu Anda membentuk koneksi yang sangat dibutuhkan.

4. Bangun hubungan, bukan hanya pengikut.

Memiliki 100 pengikut yang secara teratur terlibat dengan channel dan konten jauh lebih berharga daripada 10.000 yang mengabaikan Anda. Berikut beberapa ide untuk membangun hubungan dengan audiens secara cepat:

– Selalu mention orang yang Anda rujuk di posting media sosial
– Jawab pertanyaan orang
– Balas saat orang-orang me-mention atau membagikan konten Anda
– Jangan hanya Retweet dan like konten orang lain, balas dengan komentar untuk memulai percakapan

Baca juga: Cara Meningkatkan Brand Value Melalui Social Media Marketing

5. Buat Kalender Editorial.

Kalender konten dapat membuat proses lebih mudah dengan:

– Memungkinkan Anda untuk menyempurnakan setiap posting untuk setiap platform tanpa harus melompat antar situs.
– Mengatur waktu posting untuk memaksimalkan keterlibatan, menghindari keharusan untuk terus posting secara real-time.
– Hindari mengulangi konten yang sama berulang kali.

6. Gunakan sistem otomatisasi dengan cara yang benar.

Sistem otomatisasi memang banyak dimanfaatkan brand untuk membuat akun media sosialnya terlihat terus aktif. Namun otomatisasi yang buruk dapat membuat perusahaan Anda tampak “dingin”. Manfaatkan tenaga karyawan untuk membangun presence positif. Otomatisasi hanya untuk keadaan tertentu saja.

7. Fokuslah untuk membantu dan mengedukasi daripada hanya menjual.

Menjual mungkin adalah tujuan akhirnya. Namun lebih dari itu, fokuslah untuk membantu audiens menemukan solusi masalah mereka. Dengan cara seperti ini, membuktikan bahwa perusahaan Anda memiliki otoritas dan berpotensi mendapatkan pelanggan seumur hidup.

8. Optimalkan akun untuk engagement.

Tidak seperti SEO, pengoptimalan media sosial tidak terlalu teknis. Profil dapat dioptimalkan melalui citra, kata kunci, dan informasi akun Anda. Misalnya, merek dapat menggunakan bio Instagram untuk ditautkan ke link promosi, mengiklankan hashtag, dan membiarkan suara merek mereka didengar.

9. Maksimalkan konten visual.

Platform berbasis gambar Instagram meledak. Penelitian Facebook menemukan bahwa video Live mendapatkan enam kali lipat engagement dibandingkan jenis konten lainnya. Sedangkan di Twitter, grafik dan video lebih banyak dibagikan daripada postingan berbasis teks. Itulah beberapa alasan untuk memaksimalkan peran konten visual.

10. Jadikan kehadiran Anda dikenal.

Feed Facebook, Twitter, Pinterest, dan Instagram semuanya dapat dengan mudah diintegrasikan ke situs Anda dengan sedikit kode copy-paste.

Mengiklankan saluran media sosial di luar media sosial adalah langkah cerdas untuk mendapatkan lebih banyak pengikut. Promosi silang seperti ini sangat efektif untuk menumbuhkan pengikut Anda dari waktu ke waktu.

11. Tetaplah aktif.

 

Jangan cuma membuat akun, Anda harus “muncul” hari demi hari dengan konten segar. Berikut beberapa tips untuk membantu Anda tetap aktif di media sosial:

– Menggabungkan penjadwalan dan otomatisasi sosial untuk menghemat waktu dan energi.
– Memilih dan memprioritaskan jejaring sosial berdasarkan lokasi audiens Anda.
– Coba daur ulang konten jika Anda sedang mengalami kesulitan menemukan materi baru.

12. Amati terhadap apa yang sedang tren, dan lakukanlah.

Antara berita atau hashtag yang sedang tren, brand selalu memiliki ruang untuk mendapatkan konten topikal. Ini adalah peluang besar bukan hanya untuk membangun tren yang sudah ada, tetapi juga memamerkan kepribadian merek Anda.

13. Jangan takut untuk bayar.

Suka atau tidak, media sosial pada umumnya bukanlah saluran gratis. Jangan takut untuk membayar untuk iklan. Bukan hanya iklan dari masing-masing platform, coba juga untuk bekerja sama dengan influencer.

14. Gunakan tool untuk memantau aktivitas Anda.

Ada banyak tool analisis untuk membantu Anda mengidentifikasi konten berkinerja terbaik, tren kinerja, dan penting untuk mengurai kehadiran media sosial Anda berdasarkan angka-angka. Titik-titik data ini dapat membantu Anda menjalankan media sosial bernuansa sains. Dengan melacak analitik sosial, Anda dapat mengetahui konten mana yang berkinerja terbaik

15. Buat konten yang benar-benar ingin dilihat orang.

 

Jika Anda ingin menonjol di media sosial, Anda tidak boleh hanya “menjiplak” konten orang lain. Anda harus menciptakan konten original sendiri. Konten menarik yang akan membuat audiens berhenti sejenak untuk melihatnya.

Itulah tadi, 15 Cara Terbaik untuk Membangun Social Media Presence Anda menjadi lebih positif guna menunjang bisnis yang sedang Anda jalankan. Selamat mencobanya, dan semoga sukses.

Baca juga: Cara Terbaik Menjalankan Kampanye Giveaway Online dengan Benar

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.

DAPATKAN PENAWARAN MENARIK
DARI SOSIAKITA

ISI FORM

WhatsApp us whatsapp