Kuasai Algoritma Tiktok Agar Makin Viral

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Makin Viral

Jika Anda ingin tiktok anda makin Viral, Anda harus pahami dulu algoritma tiktok dengan baik, khususnya jika anda ingin serius membuat konten yang konsisten di TikTok. Sebagaimana diketahui, di era Millennials saat ini, banyak sekali kalangan dari muda hingga dewasa yang menghabiskan waktunya di sosial media, tak terkecuali di sosial media yang viral saat ini, yaitu TikTok. Dengan hadirnya fenomena tersebut, lebih mudah bagi pengguna untuk membagikan konten-konten andalan mereka.

Dari sinilah untuk mendapatkan views yang banyak dan konten bisa viral, perlu adanya penguasaan algoritma tiktok dengan baik. Berikut adalah informasi selengkapnya mengenai algoritma tiktok yang patut anda pahami:

 

1. Buat Konten Berkualitas

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Videomu Makin Viral

 

Pertama, hal yang perlu Anda ketahui adalah membuat konten yang berkualitas. Ketika anda membuat konten yang berkualitas, maka hal tersebut akan meningkatkan antusiasme dari pengunjung yang datang ke konten anda. Caranya adalah buatlah konsep yang matang untuk setiap video yang ingin Anda tampilkan. Mulai dari pengambilan gambar, edit video hingga pesan yang ingin disampaikan kepada viewers. Hasilnya, konten anda pun akan mendapatkan viewers yang sangat banyak dan meningkatkan kesempatan untuk Anda bisa masuk konten #fyp. Yang perlu Anda ingat juga adalah, ikuti syarat dan ketentuan dari Tiktok dalam pembuatan video, otomatis konten Anda akan lebih maksimal dalam mengikuti algoritma Tiktok.

 

2. Buat Hashtag Yang Relevan

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Videomu Makin Viral

 

Hal selanjutnya yang tak kalah pentingnya dalam algoritma tiktok adalah menciptakan Hastag. Ketika anda menciptakan Hastag, maka sudah pasti yang perlu anda aplikasikan adalah membuat Hashtag yang benar-benar sesuai dengan konten Anda. Dengan cara tersebut, hal ini akan membantu konten yang untuk masuk dalam halaman konten yang serupa dengan konten yang Anda, dengan begitu ketika ada orang yang mencari info tertentu di TikTok, konten Anda bisa lebih mudah dicari.

 

Mau hasilkan ide yang cemerlang dan membangun brand perusahaan supaya makin terdepan? Yuk, planning perusahaanmu dengan cara yang smart and creative bersama Sosiakita. Selengkapnya untuk Join dan Partnership, klik disini.

 

3. Buat Caption Singkat

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Videomu Makin Viral

 

Caption yang Anda buat pada konten tersebut juga harus Anda perhatikan. Karena hal Ini akan berpengaruh dalam algoritma tiktok. Cara paling mudah untuk membuat caption adalah dengan memahami konsep awal yang Anda buat. Contohnya, jika Anda ingin meningkatkan engagement, Anda bisa membuat pertanyaan pada caption Anda untuk meningkatkan interaksi dengan audience Anda.

 

4. Gunakan Lokasi Yang Sesuai

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Videomu Makin Viral

 

Selanjutnya, hal yang yang dapat Anda perhatikan dalam algoritma tiktok tersebut adalah memanfaatkan lokasi yang sesuai. Pastikan bahwa Anda menggunakan lokasi yang sesuai dan tepat supaya nantinya anda akan bisa memperoleh hasil yang terbaik untuk akurasi konten tersebut. Sehingga ini juga akan menjadi acuan bagi orang-orang yang ingin mendapatkan informasi yang dibutuhkan lewat konten anda. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan,

 

Itulah beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam algoritma tiktok, dan semoga hal ini akan memberikan kepada anda manfaat maksimal yang anda butuhkan untuk jangka panjang.

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.

Tips Mudah Pilih Tanggal Promosi Online yang Tepat

Tips Mudah Pilih Tanggal Promosi Online yang Tepat

Dalam menjalankan bisnis, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membangun brand dan memperluas target pasar. Cara yang paling banyak dilakukan salah satunya ialah menggunakan promosi. Membangun bisnis tanpa promosi ibarat makan sayur tanpa garam: hambar! Sebab, promosi adalah strategi penting yang bertujuan untuk menginformasikan dan mempengaruhi target konsumen agar membeli produk yang dijual.

Bagaimana sih cara melakukan promosi yang efektif? Promosi yang efektif ialah dengan mempromosikannya melalui sosial media. Namun, gunakan tanggal-tanggal yang tepat. Tanggal tersebut bisa Anda gunakan sebagai acuan untuk mendapatkan calon konsumen baru atau mempertahankan konsumen royal Anda. Berikut tips memilih tanggal promosi yang tepat untuk bisnis Anda!

 

1. Pilih Hari Besar

Pilihlah tanggal yang mempunyai makna. Contohnya international friendship day atau women day, dari tanggal tersebut Anda bisa mencoba untuk mempromosikan produk ataupun jasa Anda. Tentunya sesuaikan dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Apabila Anda menjual aksesoris, Anda bisa menggunakan hari hari besar seperti international friendship day, namun jika Anda berjualan buku, Anda bisa menentukan tanggal promosi Anda di hari membaca sedunia, dan lain sebagainya.

Namun, apabila Anda belum memiliki konsep yang menarik untuk mempromosikan produk atau jasa Anda, Anda bisa berkonsultasi ataupun meminta bantuan kepada Sosiakita. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu klik disini untuk mendapatkan informasi selanjutnya.

 

2. Pilih tanggal 28-30

Tanggal ini merupakan tanggal dimana kebanyakan orang mendapatkan gaji. Dengan begitu, maka Anda bisa menggunakan tanggal tersebut untuk promosi besar-besaran. Mulai dari menawarkan diskon, cashback, hingga give away. Anda bisa memanfaatkan tanggal ini semaksimal mungkin. Selain itu, Anda juga bisa mengenalkan produk Anda atau memberitahukan produk terbaru Anda. 

 

3. Pilih tanggal 1-15

Tanggal ini pasti familiar dan mudah ditebak. Ya, tanggal 1-15 ialah tanggal muda, dimana banyak orang baru saja melakukan perencanaan keuangan mereka. Awal yang baik untuk mempromosikan bisnis Anda. Tanggal muda merupakan tanggal yang tepat sebab belum terlalu banyak pengeluaran yang dilakukan. Sehingga Anda bisa menyusun strategi Anda untuk gencar melakukan promosi di tanggal tersebut.

 

Baca Juga: Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

Pernahkah anda mendengar tentang istilah selling dan branding? Menurut Anda manakah yang lebih penting atau yang harus diutamakan antara selling dan branding? Nah, sebelum membahas mana yang lebih penting atau mana yang harus diutamakan, Anda perlu mengetahui lebih dalam tentang pengertian selling dan branding terlebih dahulu.  

 

1. Pengertian Selling dan Branding

Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

 

Pada dasarnya Selling merupakan arti kata dari penjualan dalam bahasa inggris. Selling atau penjualan adalah kata kerja yang artinya berjualan, jadi dengan kata lain selling bertujuan untuk mendapatkan omset atau penghasilan dari kegiatan penjualan. Selling merupakan suatu upaya meyakinkan konsumen agar dapat tergerak melakukan action berupa purchase. Oleh karena itu pesan dalam selling haruslah direct dan menjelaskan kelebihan produk/layanan yang diiklankan. Bagi perusahaan atau pelaku bisnis aktivitas selling dapat mendatangkan profit.

Sedangkan definisi branding menurut Philip Kotler adalah simbol, rancangan, tanda, istilah, nama, serta kombinasi yang bertujuan untuk memiliki identitas yang berbeda dari kompetitor. Namun seiring berjalannya waktu, kini segala sesuatu yang membangun dan membesarkan brand juga termasuk dalam definisi branding. Adapun unsur-unsur dari branding dapat ditandai dari segi nama, logo, tampilan visual, suara, juru bicara, maupun kata-kata. Untuk jenisnya meliputi personal branding, product branding, hingga cultural branding. 

 

2. Lalu manakah yang lebih penting antara selling vs branding?

Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

 

Pada dasarnya baik selling maupun branding keduanya sama-sama penting serta saling melengkapi. Namun masih banyak orang yang berpikir bahwa kegiatan branding hanya sampai pada pasan iklan, membuat logo dan packaging, atau promosi, padahal sebenarnya ruang lingkup branding sangatlah luas. Apabila branding didefinisikan sebagai aktivitas untuk membangun merek atau brand, maka tidak bisa cukup sampai hal-hal itu saja. Masih banyak hal lain yang bisa dilakukan untuk membangun sebuah brand yang baik. Seperti halnya melayani konsumen dengan ramah dan baik, memberikan kemudahan dalam bertransaksi, sehingga membuat konsumen ketagihan untuk membeli lagi. Beberapa hal tersebut dapat membantu mengembangkan brand secara lebih efisien.

 

3. Selling Membuat Orang Beli Tapi Branding Membuat Orang Mau Beli Lagi

Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

 

Pernahkan Anda mendengar atau membaca ungkapan diatas? Nah apabila yang Anda inginkan hanya sekedar mendatangkan pembeli, maka melakukan aktivitas selling saja sudah cukup. Namun apabila tujuan Anda ingin membangun bisnis yang sustainability-nya tinggi, bisa lebih dikenal banyak orang, kemudian memiliki pelanggan yang loyal, atau  dapat digunakan sebagai sumber penghasilan jangka panjang, maka selling saja tidaklah cukup. Anda perlu melakukan aktivitas branding.    

 

4. Hanya Selling Tanpa Branding?

Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

 

Beriklan merupakan salah satu kegiatan marketing yang sering dilakukan. Saat ini kegiatan beriklan tidak hanya dilakukan dengan cara offline tetapi juga bisa online maupun digital. Namun yang dapat membedakan jenis iklan adalah strateginya. Anda tentu sadar jika mayoritas iklan yang Anda lihat saat ini kebanyakan tentang selling, dan sedikit yang menyertakan branding.

Namun, perlu Anda ketahui bahwa kegiatan usaha atau bisnis yang hanya menitikberatkan pada aktivitas selling tanpa branding akan mudah tergantikan dengan kompetitor lainnya. Aktivitas selling yang berkelanjutan juga membutuhkan strategi untuk mendapatkan kepercayaan konsumen. Nah salah satu strategi yang paling berdampak besar yaitu dengan melakukan branding pada bisnis Anda. 

 

5. Branding Adalah Tentang Pendekatan Ke Pelanggan

Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

 

Umumnya apabila konsumen telah percaya pada suatu brand tertentu maka tidak akan mudah beralih pada produk lain, apalagi jika produk tersebut terbilang masih baru. Meskipun harga yang ditawarkan jauh lebih rendah. Adapun tujuan dari marketing sendiri adalah untuk mengenalkan produk dari suatu brand, sehingga konsumen atau masyarakat mampu mengenali, mengetahui, memilih dan menerima sehingga menjadi pelanggan yang loyal. Branding juga bisa dikatakan sebagai proses pendekatan brand kepada calon pelanggan.

 

6. Branding Menciptakan Value Bagi Pelanggan

Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

 

Pernahkan Anda merasa bangga karena telah menggunakan suatu brand tertentu seperti halnya Anda mengenakan baju bermerek seperti Louis Vuitton atau Gucci? Mengapa demikian? Nah, hal tersebut bisa terjadi karena brand tersebut telah berhasil membangun citra dan persepsi yang baik, serta nilai yang tinggi pada konsumen. Karena brand mampu mencerminkan, menggambakan, bahkan mengukur kelas sosial suatu individu. Contohnya saja individu yang menggunakan iPhone keluaran terbaru, atau Lamborghini. Hanya dengan melihat seseorang mengenakan brand tersebut, orang lain yang melihat bisa menilai dan menggolongkan jika individu tersebut merupakan orang yang berada yang memiliki kelas sosial tinggi. Sehingga produk dari brand tertentu yang telah memiliki hati masyarakat tentu sudah memiliki segmentasi pasar tertentu. Adapun brand dengan segmentasi pasar yang jelas, akan dengan mudah melakukan selling atau penjualan dalam skala besar.    

 

Kesimpulan Selling vs Branding

Setelah membaca penjelasan diatas, Apakah Anda sudah tahu manakah yang harus diutamakan antara Selling dan Branding? Nah, Selling lebih berfokus pada pendapatan dari pada nilai jual barang, sedangkan branding lebih mengutamakan nilai berdasarkan experience konsumen. Sehingga branding mampu membuat konsumen menjadi loyal. Adapun kekuatan branding tidak perlu diragukan lagi, terlebih dalam penjualan suatu produk. Konsumen yang loyal biasanya akan sangat excited menunggu produk-produk dari kecintaan mereka mengeluarkan varian baru. Oleh karena itu branding sangat penting untuk membangun bisnis dapat bertahan lama dan semakin besar. 

Nah, itulah penjelasan mengenai Selling vs Branding mana yang perlu diutamakan. Jika Anda masih ingin mengetahui informasi mengenai selling dan branding secara lebih rinci silahkan klik disini!  

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

Saat ini aplikasi TikTok menjadi salah satu media sosial viral yang banyak digandrungi oleh pengguna internet maupun pelaku bisnis untuk memasarkan produknya. Jika Anda seorang pelaku bisnis atau orang yang berkecimpung di dunia digital marketing, maka perlu memanfaatkan TikTok sebagai salah satu media pemasaran untuk meningkatkan performa bisnis. TikTok memiliki berbagai fitur menarik yang memungkinkan pengguna dalam membuat video dengan berbagai efek filter, suara, hingga transisi. Tidak hanya itu, saat ini TikTok juga telah menambahkan fitur iklan yaitu TikTok Ads yang memudahkan para pelaku bisnis dalam memasarkan produknya.

Fitur TikTok Ads ini tentunya dapat membantu para pelaku bisnis dalam menerapkan digital marketing dan menjangkau audiens potensial di TikTok. Karena TikTok Ads dianggap memiliki peluang yang bagus dan lebih efektif untuk memperkenalkan produk kepada khalayak ramai. Namun sebelum melakukan promosi atau memasang iklan di TikTok, Anda perlu membuat memahami strategi TikTok Ads yang menarik agar konsumen atau audiens tertarik dengan iklan Anda. Karena beriklan pada TikTok Ads tidak sesederhana yang Anda kira. Untuk itu Anda bisa simak 5 strategi TikTok Ads yang bisa Anda terapkan sebelum memulai beriklan di TikTok berikut ini, agar bisa lebih diminati oleh banyak audiens.  

 

1. Menggunakan Hashtag

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

 

Strategi TikTok Ads langkah pertama yang bisa Anda terapkan yaitu dengan menambahkan tagar atau hashtag pada setiap konten video yang Anda unggah. Dengan menggunakan hashtag, konten video promosi atau iklan Anda akan dapat lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen di bagian explore. Namun pastikan jika hashtag yang Anda gunakan tidak sembarangan dan benar-benar tepat sasaran. Anda dapat menyesuaikan hashtag dengan jenis produk, bisnis, atau nama brand. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan hashtag yang sedang tending atau populer di TikTok, agar memperbesar peluang konten video Anda dilihat oleh banyak audiens.  

 

2. Manfaatkan Trend yang Sedang Hits

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

 

Strategi TikTok Ads langkah kedua yang dapat Anda terapkan yaitu dengan memanfaatkan tren yang sedang hits. Dalam platform TikToK, tren hadir silih berganti, biasanya tren akan ditandai dengan banyaknya konten yang menggunakan hashtag atau lagu khusus. Hal ini karena banyak audiens yang merasa terhibur atau hanya sekedar mengikuti tren yang sedang banyak dilakukan oleh pengguna lain, sehingga menjadi hits. Nah, apabila iklan yang Anda buat menarik atau menggunakan tema yang sesuai dengan tren yang sedang hits, bukan tidak mungkin bahwa banyak audiens yang tertarik dengan iklan Anda. 

 

3. Menggunakan Visual yang Menarik

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

 

Selain menggunakan tema iklan yang sesuai tren, strategi TikTok Ads lainnya yang perlu Anda perhatikan yaitu visual yang menarik. Pada dasarnya visual merupakan hal yang paling utama dalam sebuah konten video terlebih untuk video iklan pada TikTok yang merupakan media sosial berbasis video. Dengan konten video yang bagus, audiens akan lebih mudah tertarik dengan iklan tersebut. Jika Anda ingin membuat iklan yang dapat menarik banyak audiens atau penonton, maka mulailah dengan menggunakan visual yang bagus dan menarik. Dengan begitu penonton akan merasa sayang untuk melewati video iklan Anda, bahkan bisa menonton berulang-ulang kali.

 

4. Sampaikan Pesannya Secara Singkat dan Jelas

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

 

Strategi TikTok Ads langkah keempat  yang dapat Anda terapkan yaitu dengan menyampaikan pesan melalui iklan secara singkat dan jelas. Pada dasarnya iklan yang bagus adalah iklan yang semua pesannya dapat tersampaikan pada audiens. Untuk itu iklan akan lebih baik apabila dikemas dalam bentuk yang menarik dan mengandung pesan yang singkat dan jelas. Iklan video yang durasinya terlalu lama atau memiliki pesan yang bertele-tele akan membuat audiens merasa bosan. Bagian terburuknya, mereka ingin segera melewati iklan Anda tanpa mengetahui pesan sebenarnya yang ingin Anda sampaikan.Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa audiens dapat menangkap pesan pada iklan Anda dengan jelas.

 

5. Ajak Audiens Ikut Berpartisipasi dengan Tantangan

 

Strategi TikTok Ads selanjutnya yaitu dengan mengajak audiens ikut berpartisi melalui sebuah challenge atau tantangan. Pada platform TikTok identik dengan adanya tantangan atau challenge yang menarik dan umumnya diikuti oleh banyak pengguna sehingga menjadi tren. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan challenge ini dan mengkombinasikannya dengan kampanye sosial media marketing yang Anda adakan.

Dengan membuat konten challenge yang populer dan diikuti oleh banyak orang, video iklan Anda akan lebih banyak dilihat oleh audiens. Anda bisa menciptakan challenge sendiri sesuai dengan produk atau bisnis Anda. Pastikan jika challenge atau tantangan yang Anda buat menarik, unik dan dapat meninggalkan pesan yang mendalam. Sehingga banyak orang yang tertarik untuk mengikuti challenge tersebut, dengan begitu bisnis Anda akan semakin dikenal secara luas. 

 

6. Menggunakan Fitur Berbagi Lokasi

 

Strategi TikTok Ads langkah terakhir yang bisa Anda terapkan yaitu dengan menggunakan fitur berbagi lokasi. Jika bisnis Anda memiliki toko atau kantor offline yang terletak di suatu tempat, tidak ada salahnya untuk menggunakan fitur berbagi lokasi di TikTok. Dengan menggunakan fitur tersebut, audiens yang  tertarik.dengan produk Anda akan lebih mudah untuk mendatangi tempat usaha Anda. 

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai strategi TikTok Ads dari Sosiakids yang bisa Anda terapkan sebelum menjalankan iklan di TikTok. Namun dalam menjalankan pemasaran di TikTok ada baiknya tidak hanya berfokus pada beriklan saja, tetapi juga memperbaiki akun brand TikTok dengan konten yang berkualitas dan menarik. 

 

Apakah Anda merasa kesulitan dalam membuat strategi TikTok Marketing atau TikTok Ads? Tidak perlu khawatir karena ada Sosiakita, merupakan social media digital  di Surabaya yang siap membantu Anda untuk berkonsultasi dalam membangun sekaligus mengevaluasi strategi digital marketing Anda, termasuk TikTok Ads. Silahkan klik disini atau tinggalkan kontak Anda dengan mengisi formulir disini, dan konsultan kami akan segera menghubungi Anda.  

Cara Mudah Mengaktifkan Akun TikTok Shop

Cara Mudah Mengaktifkan Akun TikTok Shop

TikTok Shop kini telah hadir untuk membantu produk Anda dapat diperjual belikan melalui tikok. Sebagaimana yang kita tahu, Tiktok saat ini telah memiliki lebih dari 10 juta pengguna aktif di Indonesia dan 732 juta pengguna aktif di dunia. Hal ini merupakan peluang besar bagi pelaku bisnis mempromosikan produknya di TikTok. 

Dengan adanya TikTok Shop, pelaku bisnis online dapat meningkatkan omzet dari penjualan produknya. Dengan adanya fitur ini Anda dapat mengenalkan produk serta menjualkan produk Anda dalam satu aplikasi saja. Menarik bukan? TikTok juga menyediakan Affiliate Program yang mampu membantu pengguna yang belum memiliki produk untuk dapat berjualan melalui platformnya. Kesempatan untuk Anda yang ingin memulai usaha online. 

Bagi Anda yang ingin tahu bagaimana cara untuk memulai TikTok Shop Anda. Berikut ini ada beberapa cara mudah yang dapat Anda ikuti: 

 

1. Akses Website TikTok Shop

Cara pertamanya yaitu dengan mengaktifkan fitur ini melalui situs resminya. Pastikan Anda telah memiliki akun TikTok. Jika belum, Anda harus membuat akun TikTok terlebih dulu. Apabila sudah memiliki akun TikTok anda bisa membuka situs TikTok Shop disini. Jika Anda belum pernah mendaftarkan diri sebagai seller di situs tersebut, Anda bisa pilih “Sign up with TikTok account” untuk mendaftar dengan akun TikTok, atau “Sign up with email address” jika anda ingin mendaftar melalui email. Apabila sudah pernah mendaftar sebagai seller di TikTok Shop, maka klik Anda bisa langsung klik login.

 

2. Login Website

Setelah langkah pertama bisa Anda lakukan, selanjutnya login. Masukkan email, nomor telepon, hingga username TikTok Anda. Tunggu hingga kode verifikasi muncul, kemudian baru masukkan kodenya dan login. Selain itu, Anda juga bisa login melalui akun TikTok atau email yang Anda miliki.

 

3. Informasi Toko Online

Untuk memaksimalkan penjualan Anda, Anda perlu untuk melengkapi segala informasi yang dibutuhkan dengan jelas. Adapun beberapa informasi tentang toko yang bisa Anda lakukan yaitu dengan mengisi alamat dan no telepon. Beri tanda centang yang menandakan jika Anda sudah menyetujui akan adanya syarat daftar TikTok Shop. Jika sudah, selanjutnya klik “Start Your Business.”

 

4. Verifikasi KTP

Setelah akun Anda terdaftar, maka perlu adanya verifikasi KTP atau passport atau dokumen lainnya. Caranya cukup mudah, buka homepage TikTok Shop dan pilih verifikasi dokumen. Kemudian pilih upload documents. Anda wajib untuk mengisi seller information sebelum berjualan.

Akan muncul menu Verify Personal Information. Anda dapat memiliki KTP dan unggah file KTP milik Anda. Klik Submit jika semua sudah lengkap. Dengan begitu, toko online Anda sudah berhasil untuk memulainya berjualan di TikTok Shop.

 

5. Tambah Produk 

Jika Anda sudah terdaftar di akun TikTok Shop, maka mulailah memasukan produk yang ingin Anda jual melalui TikTok Shop. Lengkapi nama produk, deskripsi produk, merek, kategori produk, dimensi dan berat produk, harga dan cara pembayaran yang Anda pilih (Gopay, Transfer, OVO, Indomaret, dll).

 

Dengan adanya Fitur ini, tentunya dapat membuat bisnis online yang Anda jalankan mampu menjangkau konsumen secara luas. Tetapi harus diingat bahwa diperlukan strategi yang tepat dalam memasarkan produk yang Anda jual. Jika Anda membutuhkan konsultasi mengenai pemasaran produk, Anda bisa menghubungi Sosiakita. Sosiakita adalah Social Media Manager yang akan membantu Anda dalam membangun produk ataupun mengenalkan perusahaan baru Anda. Informasi lebih lanjut bisa Anda lakukan dengan cara klik di sini.

Perhatikan Langkah Ini Sebelum Melakukan Endorse Influencer

Perhatikan Langkah Ini Sebelum Melakukan Endorse Influencer

Tips supaya endorse influencer bisa lebih tepat, efektif dan tidak membuang banyak dana. Sekarang ini, endorse influencer atau KOL (Key opinion Leader) sangat digemari oleh pelaku bisnis online untuk memperbesar pasar dan audience mereka. Bagi Anda yang belum pernah, berikut adalah langkah-langkah yang dapat Anda perhatikan sebelum melakukan endorse influencer: 

 

Langkah Pertama, Perhatikan!

Tentu Anda tidak bisa menyalahkan influencer dari kesalahan kita yang salah menggunakan jasa iklan mereka. Karena faktanya kita memang harus tepat dalam memilih influencer dan tidak hanya menilai atau melihat dari sisi followernya serta sisi populernya. Sehingga Anda perlu memperhatikan hal dibawah ini agar tidak boncos.

 

1. Optimasi Tampilan Instagram Bisnis

Perhatikan Langkah Ini Sebelum Melakukan Endorse Influencer

 

Langkah pertama ini, sebelum Anda menggunakan jasa influencer maka Anda disarankan untuk optimasi terlebih dahulu. Tujuannya agar tampilan Instagram bisnis Anda lebih menarik dan sesuai dengan value brand kalian. Anda juga harus mempersiapkan link menuju halaman produk yang bisa dibeli langsung oleh calon konsumen dan kontak person untuk pembelian produk. Misalnya, linktree yang berisi marketplace atau link chat WhatsApp. Dengan demikian, profile Instagram kalian akan siap untuk dikunjungi.

 

2. Check Background Influencer (Sesuaikan Target Market)

Perhatikan Langkah Ini Sebelum Melakukan Endorse Influencer

 

Selanjutnya Anda perlu mengecek keaslian followers influencer dan meneliti posting yang ada. Anda juga bisa mengecek engagement rate dan rate card dari tiap Influencer yang Anda pilih melalui web analytics, contohnya seperti Sociabuzz dan Socialblade

Jika produk Anda di bidang makanan maka carilah influencer yang kontennya mengulas makanan dan sejenisnya. Sehingga, dapat dipastikan lebih dari 50% dari pengikut mereka adalah  pengikut yang menyukai konten tersebut dan influencer yang  pilih  akan lebih tepat sasaran. Selain itu, perhatikan juga, engagement rate dari website analytics yang kalian pilih. Semakin tinggi engagement rate influencer tersebut, mengartikan influencer tersebut memiliki banyak pengikut yang fanatic.

 

3. Perhatikan Relevansi dengan Brand

Perhatikan Langkah Ini Sebelum Melakukan Endorse Influencer

 

Tips endorse influencer adalah perhatikan dengan teliti relevansi dengan brand. Pastikan bahwa konten yang akan di post terkait brand Anda memiliki kualitas yang baik serta menarik dari segi pemasaran. Penting memperhatikan persiapan gambar dan caption yang menarik untuk promosi. Sehingga tidak asal berpromosi saja.

Beberapa influencer meminta konten yang diinginkan dan ada juga yang memberikan kreatifitasnya saat mengupload. Influencer yang profesional pasti akan menampilkan foto serta video yang berkualitas dan menarik. Kualitas ini yang nantinya akan menarik minat audiens. Selain itu, perhatikan 

 

Langkah Kedua, Perhatikan Tujuan Endorse

Mengingat semua difokuskan pada promosi produk Anda maka sangat penting memperhatikan tujuan Endorse yang Anda pilih.

 

1. Meningkatkan Awareness

Perhatikan Langkah Ini Sebelum Melakukan Endorse Influencer

 

Tujuan dari endorse sendiri adalah membuat produk Anda menjadi lebih dikenal oleh pengikut Influencer yang Anda pilih. Sehingga semakin banyak yang mengetahui produk Anda, maka Anda akan mendapatkan pengikut yang menyukai produk Anda. Untuk itu, perlu adanya optimasi tampilan instagram bisnis Anda agar lebih menarik.

 

2. Mengedukasi Produk

Perhatikan Langkah Ini Sebelum Melakukan Endorse Influencer

 

Mengedukasi produk merupakan salah satu tujuan yang dapat Anda pilih. Mengedukasi produk bertujuan untuk membuat konsumen lebih mengenal kelebihan produk beserta dengan fungsi-fungsinya. Dengan adanya hal ini, keyakinan serta kepercayaan audiens akan terbentuk dengan mudah. Karena audience akan mempelajari dan mengenal produk yang ditampilkan oleh influencer.

 

3. Optimasi SEO

Perhatikan Langkah Ini Sebelum Melakukan Endorse Influencer

 

Salah strategi pemasaran adalah dengan optimasi SEO. Melalui optimasi SEO, maka pencarian untuk bisnis dan produk Anda di internet akan lebih mudah untuk ditelusuri. Dengan semakin banyak influencer yang mempromosikan atau menggunakan produk anda, produk atau brand Anda dapat lebih mudah untuk ditemukan di internet. Sehingga optimasi SEO dapat berpeluang untuk meningkat awareness dan penjualan produk.

 

4. Terjadinya Penjualan adalah Bonus

Perhatikan Langkah Ini Sebelum Melakukan Endorse Influencer

 

Semakin banyak yang mengetahui produk Anda maka semakin besar kemungkinan penjualan yang dihasilkan. Karena dengan influencer yang tepat sesuai dengan tujuan dan brand value kalian, maka produk dapat lebih cepat menjangkau banyak konsumen. Hal ini memberikan kemudahan dalam pengembalian modal yang telah Anda setorkan untuk biaya pemasaran peningkatan omzet.

 

Tips-tips endorse influencer di atas bisa Anda terapkan agar endorse lebih tepat, efektif, dan tidak memuat anda mengeluarkan dana dengan sia-sia. Jangan sampai salah dalam memilih jasa endorse, bukan mendapat keuntungan, bisa jadi malah sebaliknya. Sebaiknya, sebelum menentukan pilihan, Anda bisa membuat planning untuk langkah-langkah yang perlu dilakukan. Anda juga dapat berkonsultasi terlebih dahulu pada tim digital marketing Sosiakita yang sudah berpengalaman dalam mengelola social media dan digital campaign. Sosiakita adalah Social Media Manager yang akan membantu Anda dalam membangun produk ataupun mengenalkan perusahaan baru Anda. Informasi lebih lanjut bisa Anda lakukan dengan cara klik di sini.

DAPATKAN PENAWARAN MENARIK
DARI SOSIAKITA

ISI FORM