5 Cara Bijak Menggunakan Sosial Media

5 Cara Bijak Menggunakan Sosial Media

Di era serba digital ini media sosial memiliki peran sangat penting untuk menjadi media komunikasi dan informasi bagi banyak orang. Banyak platform yang memudahkan masyarakat untuk berbagi gambar, video, suara dan informasi lainnya secara cepat. Dengan segala kemudahan dan kebebasan yang tersedia, tentu kamu harus tetap waspada dan bijak dalam menggunakan sosial media agar aman. Jangan sampai dengan menggunakan sosial media yang harusnya menguntungkan, malah jadi menimbulkan masalah yang serius.

Apalagi di Indonesia sendiri sudah ada undang-undang yang mengatur tentang kebijakan perilaku bersosial media, yaitu Undang-Undang no. 11 tahun 2008 tentang informasi dan transaksi elektronik atau yang dikenal dengan UU ITE. Banyak masyarakat Indonesia yang terjerat pasal dari undang-undang ini, karena kurang bijak dalam menggunakan sosial media.

Lantas bagaimana cara kita agar tidak melanggar undang-undang ITE dan tetap dapat menggunakan sosial media secara optimal? Berikut 5 cara bijak menggunakan sosial media yang bisa kalian terapkan:

 

1. Menjaga Sikap dan Etika

5 Cara Bijak Menggunakan Sosial Media

sosiakita.com

Berbicara tentang etika, sudah seharusnya kita terapkan saat bersosialisasi dan menjadi cara bijak menggunakan sosial media, baik di dunia maya maupun nyata. Kita tidak sepatutnya berperilaku kurang baik dengan menulis kata-kata yang bisa menyinggung SARA. Apalagi SARA merupakan hal yang sangat sensitif di masyarakat. Gunakan bahasa yang baik, serta hindari penggunaan kata-kata yang bersifat provokatif atau sarat kebencian, saat memberikan informasi atau komentar ke sosial media. Pastikan untuk selalu menjaga sikap dan etika saat memberikan komentar pada sebuah postingan, gambar, atau video di sosial media. Akan lebih baik jika kamu memposting hal-hal yang positif dan menginspirasi di sosial mediamu.

 

2. Menjaga Privasi

5 Cara Bijak Menggunakan Sosial Media

sosiakita.com

Saat ini, orang-orang bisa dengan mudah dan cepat mendapatkan informasi mengenai seseorang. Dengan banyaknya platform sosial media yang bisa digunakan secara bebas, membuat orang-orang secara tidak langsung memberikan informasi pribadi mereka di sosial media. Hal ini sebenarnya bukan suatu masalah besar jika informasi tersebut tidak disalahgunakan untuk hal yang merugikan. Namun, saat ini banyak kasus yang memanfaatkan hal tersebut untuk melakukan kejahatan.

Oleh karena itu, diperlukan cara bijak menggunakan sosial media dengan berhati-hati dalam menggunakan sosial media terlebih saat membagikan informasi pribadi, yang mana bisa dilihat oleh ribuan bahkan jutaan orang. Kamu tidak akan tahu jika postingan di sosial media tersebut bisa dimanfaatkan oleh orang lain untuk hal-hal yang tidak baik, dan menjadi sumber masalah untukmu.

So, bijaklah dalam menggunakan sosial media, serta batasi dalam membagikan informasi detail tentang dirimu atau orang disekitarmu.

 

3. Hindari Akun Negatif / Toxic

5 Cara Bijak Menggunakan Sosial Media

sosiakita.com

Saat ini, semua informasi yang dibagikan di sosial media tidak semuanya baik dan berguna. Tidak sedikit berbagai informasi negatif bahkan hoax yang meresahkan bertebaran di  seluruh platform sosial media. Hal ini bisa membuat kamu terpapar oleh banyaknya konten-konten negatif, sarat kebencian, dan informasi-informasi menyesatkan lain yang bisa mempengaruhi kondisi emosional mu.

Berkaitan dengan hal itu, cara bijak menggunakan sosial media yang bisa kamu lakukan adalah dengan menyaring atau menghindari  konten negatif yang tersebar di sosial media tersebut. Jika kamu menemukan postingan atau akun yang berbau negatif/toxic, lebih baik langsung kamu hindari, dengan melaporkan atau memblokir akun tersebut, jangan membaca lebih lama atau  membagikan postingan tersebut ke sosial mediamu.

 

4. Membatasi Penggunaan Sosial Media

5 Cara Bijak Menggunakan Sosial Media

sosiakita.com

Teknologi seperti sosial media memang didesain untuk bisa membantu orang-orang berinteraksi dengan jarak jauh. Namun, bukan berarti harus terus menerus menggunakan sosial media setiap saat ya. Hal ini tentu harus dihindari dengan cara menggunakan sosial media sesuai  kebutuhan saja. Cara bijak menggunakan sosial media yang tidak kalah penting adalah dengan membatasi penggunaan sosial media agar kamu memiliki waktu untuk melakukan banyak hal lain, seperti bekerja, memasak, dan sebagainya. Gunakan waktu sebaik mungkin jangan habiskan waktumu untuk terus menggunakan sosial media saja.

 

5. Gunakan Untuk Sarana Personal Branding

5 Cara Bijak Menggunakan Sosial Media

sosiakita.com

Saat ini, membangun personal branding sangat penting, apalagi media sosial menjadi salah satu faktor untuk menentukan seseorang bisa diterima bekerja atau tidak. Untuk membangun personal branding yang baik, kamu dapat memanfaatkan fitur-fitur canggih yang ada di sosial mediamu, tentunya dengan postingan yang lebih terarah. Karena personal branding yang baik, bisa membuka peluang untuk mendapatkan sumber penghasilan lain. Tidak hanya itu kamu juga mendapat nilai positif dari para pencari karyawan diluar sana.

Cara bijak menggunakan sosial media yang bisa kamu lakukan pada hal ini adalah dengan membuat personal branding sebaik mungkin. Hal ini bisa membuat kamu terkenal dan membuka kesempatan untuk dapat berkarir atau berkarya lebih luas lagi, jugauntuk mempromosikan karya-karyamu atau produk dari usahamu.

 

Nah, gimana sudah paham kan bagaimana cara menggunakan sosial media secara bijak. Semoga artikel ini bisa membantu dan bermanfaat ya

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.
4 Efek Digital Marketing Terhadap Pemasaran Di Indonesia

4 Efek Digital Marketing Terhadap Pemasaran Di Indonesia

Efek digital marketing di indonesia terhadap pemasaran di Indonesia dimana digital marketing adalah bentuk pemasaran masa depan yang lebih efisien dengan biaya lebih rendah. Pada era digital ini, dimana semua hal terhubung melalui hal ajaib bernama internet, banyak hal yang berubah. Meeting yang tadinya harus dilakukan dengan bertemu muka sekarang bisa dilakukan melalui video call atau video conference. Begitu juga dengan berkomunikasi dengan teman Anda yang jauh jaraknya, bila Anda dulu harus menggunakan surat yang tidak jelas kapan sampainya, sekarang teman Anda hanya berjarak pesan singkat yang tinggal dikirim melalui social messenger pilihan.

Sama halnya dengan dunia bisnis, era digital secara langsung maupun tidak langsung menggeser teknik pemasaran dan menuntut para pebisnis untuk mengikuti perkembangan zaman. Disinilah, teknik pemasaran bernama digital marketing diperkenalkan. Digital marketing sendiri adalah cara marketing untuk sebuah brand atau produk menggunaan media digital. Dibandingkan dengan conventional marketing yang membutuhkan usaha lebih banyak, digital marketing jauh lebih digandrungi sekarang ini karena dapat menjangkau seluruh belahan dunia dengan hanya bermodalkan internet.

Dalam hal ini, digital marketing mempengaruhi pangsa pasar dalam beberapa aspek:

1. Biaya 

4 Efek Digital Marketing Terhadap Pemasaran Di Indonesia

sosiakita.com

Efek digital marketing di indonesia terhadap pemasaran di Indonesia yang pertama adalah dari segi biaya. Dibandingkan dengan pemasaran di dunia nyata, pemasaran lewat digital relatif lebih irit dalam hal biaya. Hal ini dikarenakan kita hanya perlu membayar biaya posting iklan, desain, atau bentuk penawaran melalui internet.

 

2. Produk 

4 Efek Digital Marketing Terhadap Pemasaran Di Indonesia

sosiakita.com

Efek digital marketing di indonesia terhadap pemasaran di Indonesia yang kedua adalah dari segi produk. Dengan semakin berkembangnya zaman, produk sekarang tidak lagi terikat, misalnya dalam hal bentuk. Sesuatu yang tidak mempunyai bentuk fisik pun bisa diperjual belikan di dunia digital, misalnya e-book (buku digital), software, ide, dan lain sebagainya.

 

3. Promosi

4 Efek Digital Marketing Terhadap Pemasaran Di Indonesia

sosiakita.com

Efek digital marketing di indonesia terhadap pemasaran di Indonesia yang ketiga adalah dari segi promosi. Menggunakan internet, kita dapat lebih mudah untuk menargetkan pangsa pasar yang kita incar, misalnya untuk negara tertentu, komunitas yang mempunyai hobi spesifik, atau kalangan umur tertentu. Hal ini ditunjang dengan tidak perlunya kita mengeluarkan biaya transport untuk melakukan survey, cukup memakai survey secara online atau menggunakan yang sudah dibuat oleh orang lain.

 

4. Pengaruh Orang Lain 

4 Efek Digital Marketing Terhadap Pemasaran Di Indonesia

sosiakita.com

Efek digital marketing di indonesia terhadap pemasaran di Indonesia yang keempat adalah dari segi pengaruh orang lain. Sudah menjadi hal umum yang diketahui banyak orang, jika teman atau keluarga adalah salah satu pengaruh terbesar dalam membeli sesuatu. Namun dengan hadirnya blog, kita dapat dengan lebih mudah mencari referensi akan suatu produk atau mencari tahu tentang produk sebelum membelinya, sehingga memudahkan promosi.

 

4 Efek Digital Marketing Terhadap Pemasaran Di Indonesia

sosiakita.com

Bisa dikatakan kalau digital marketing adalah bentuk pemasaran masa depan. Bagaimana tidak, dengan lebih efisiennya pemasaran, biaya yang relatif lebih rendah, dan banyak keuntungan lainnya, bukan hal yang aneh bila akan ada semakin banyak perusahaan yang bergeser ke bidang digital. Salah satu contoh nyatanya adalah semakin tidak diminatinya koran, karena sekarang segala jenis informasi bisa didapatkan dengan mudah melalui internet. Koran yang mempunyai bentuk fisik pun terasa ribet, misalnya dari segi biaya, karena perlu ada biaya distribusi, biaya percetakan yang tidak sedikit, biaya maintenance mesin, dan lainnya. Sedangkan artikel digital tidak memerlukan biaya diatas, sehingga tidak sedikit bisnis percetakan yang kemudian ikut menggeluti dunia digital, misalnya Kompas yang ikut membuat website untuk membuat artikel dan berita secara online.

 

4 Efek Digital Marketing Terhadap Pemasaran Di Indonesia

sosiakita.com

Perusahaan besar pun tidak kalah saing, nama-nama seperti Pocari Sweat, Coca-Cola, Oreo, maupun Yamaha tak mau kalah dalam meramaikan kancah persaingan bisnis online. Sebagai contoh, Pocari Sweat sudah sering membuat digital campaign untuk menarik perhatian customer maupun untuk mendapatkan customer baru, misalnya dengan membuat website interaktif yang penuh dengan fitur menarik, misalnya dengan disungguhkannya info-info seputar Pocari Sweat yang ditampilkan secara menarik, promo, maupun games yang dapat dimainkan oleh pengunjung situsnya. Hal ini terbukti berhasil menaikan brand awareness dan brand image dari Pocari Sweat.

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.
5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Membahas tentang brand awareness, maka kita akan berbicara tentang seberapa banyak orang yang mengenal sebuah merek (brand). Misalnya ketika seseorang berbicara mengenai “air mineral”, merek apa yang terlintas di pikiran kamu pertama kali? Mungkin kamu akan mengingat “aqua”, atau ketika kita membahas soal “mie instan” merek yang terlintas di pikiran kita adalah ‘indomie’ dengan slogannya ‘indomei seleraku’.

Berdasarkan contoh diatas, dapat ditarik kesimpulan brand awareness merupakan kemampuan klien dalam mengenali atau mengingat sebuah merek (brand), termasuk nama, gambar, logo atau slogan yang digunakan oleh sebuah brand.

Apakah brand awareness sangat penting dalam sebuah bisnis? Jawabannya adalah tentu ‘sangat penting’. Karena brand awareness mampu menciptakan kepercayaan klien, mendorong klien untuk loyal dengan produk atau jasa kamu, dan mempermudah kamu untuk mendapatkan klien baru yang lebih banyak.

Lantas bagaimana cara meningkatkan brand awareness? Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan brand awareness yakni menggunakan media sosial. Karena saat ini, pengguna media sosial di Indonesia sendiri sangatlah besar. Hal ini dibuktikan dari sebuah data yang dimiliki oleh KataData, bahwa pengguna media sosial di Indonesia mencapai 150 jiwa (56% dari total populasi penduduk). Jumlah tersebut naik 20% dari survey di tahun sebelumnya.

Berikut data yang dihasilkan:

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Ilustrasi presentasi jumlah pengguna soasial emdia di Indonesia. Sumber kataData

Selain pengguna media sosial yang terus meningkat, meningkatkan brand awareness menggunakan media sosial juga tidak membutuhkan biaya yang besar, bahkan bisa gratis. Namun, kamu tetap harus bijak untuk menggunakan media sosial.

Berikut 5 cara untuk membangun brand awareness melalui media sosial:

1. Gunakan Platform Media Sosial yang Sesuai

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Gunakan sosial media yang sesuai. Image credit: Photo by William Iven on Unsplash

Saat ini, media sosial terdiri dari beberapa jenis platform, seperti Facebook, Instagram, atau Twitter. Untuk meningkatkan brand awareness, kamu tidak perlu menggunakan semua jenis platform media social.

Karena terlalu banyak menggunakan platform media sosial, akan membuat social media marketing yang kamu lakukan tidak efektif, sehingga mempersulit kamu untuk meningkatkan brand awareness.

Oleh karena itu, cukup gunakan salah satu platform media sosial yang sering digunakan oleh target klien kamu.

Jika target klien kamu memiliki usia yang relatif muda dan bisnis kamu merupakan model bisnis B2C (business to customer), maka platform yang cocok untuk kamu gunakan adalah Instagram.

Namun, jika target klien kamu berasal dari kalangan profesional, memiliki usia yang relatif lebih tua, dan merupakan model bisnis B2B (business to business), maka Facebook dan LinkedIn merupakan platform media sosial yang cocok untuk kamu gunakan.

2. Sesuaikan Konten dengan Platform Media Sosial yang Kamu Gunakan

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Sesuaikan Konten dengan Platform Media Sosial yang Kamu Gunakan. Photo by Eaters Collective on Unsplash

Setelah menentukan platform media sosial yang akan kamu gunakan, sekarang saatnya kamu membuat konten untuk meningkatkan brand awareness produk atau jasa kamu.

Namun, perlu kamu ketahui, bahwa masing-masing platform media sosial menggunakan jenis konten yang berbeda-beda. Sehingga jangan salah ketika menggunakan jenis konten saat melakukan upload.

Jika kamu menggunakan platform Facebook, maka kamu bisa mengupload konten berupa teks, gambar, atau video. Dan saat menggunakan platform Instagram, kamu bisa menggunakan konten gambar atau video.

Namun, jika kamu menggunakan platform Twitter, konten yang cocok untuk kamu gunakan yaitu konten berjenis teks. Sedangkan ketika kamu menggunakan platform LinkedIn, kamu bisa menggunakan konten berjenis teks dan gambar.

3. Manfaatkan Influencer Marketing

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Manfaatkan Influencer Marketing. Photo by Alexa Suter on Unsplash

Influencer marketing yaitu sebuah strategi marketing untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa melalui seorang influencer. Influencer bisa merupakan seorang artis, selebgram, atau youtuber.

Influencer marketing mampu meningkatkan brand awareness bisnis kamu. Karena influencer merupakan mereka yang memiliki banyak followers di media sosial dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap followers mereka.

Para influencer akan disukai dan dipercaya oleh followers mereka sehingga apa yang mereka sampaikan dan lakukan bisa mempengaruhi followers untuk mencoba dan membeli sebuah produk.

Bukan hanya itu, seorang influencer biasanya menciptakan konten-konten yang unik dan menarik, sehingga dapat mendorong klien untuk menggunakan produk kamu.

Berikut salah satu contoh produk yang dipromosikan oleh seorang influencer:

4. Optimalkan Akun Media Sosial Kamu

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Optimalkan Akun Media Sosial Kamu. Photo by Erik Lucatero on Unsplash

Mengoptimalkan akun media sosial juga menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan brand awareness bisnis kamu. Akun media sosial yang lengkap akan membuat banyak orang mengenal bisnis kamu.

Ada 3 elemen penting yang harus kamu optimalkan pada akun media sosial:

a. Profile Picture pada Akun Media Sosial

Biasanya klien akan mudah mengenal dan mengingat suatu bisnis melalui profile picture yang digunakan pada media sosial. Alangkah baiknya jika kamu menggunakan logo bisnis sebagai profile picture.

Lihat contohnya pada gambar dibawah ini:

Pada gambar diatas, Whello sebagai agensi digital marketing menggunakan maskot ikan hiu sebagai logo bisnis mereka. Sehingga profile picture pada akun media sosial, mereka juga menggunakan foto ikan hiu (logo bisnis).

b. Deskripsi Singkat Mengenai Bisnis

Bagian ini merupakan bagian yang mendeskripsikan identitas bisnis kamu. Bisa berisi penjelasan singkat mengenai produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Tujuan adanya deskripsi bisnis yaitu agar klien mengerti dan lebih mengenal bisnis kamu.

Dibawah ini salah satu contoh deskripsi singkat mengenai suatu bisnis:

c. Rincian Kontak yang Bisa Dihubungi

Selanjutnya kamu juga harus mengoptimalkan akun media sosial pada bagian kontak yang bisa dihubungi klien jika mereka mulai tertarik untuk menggunakan bisnis kamu.

Kamu bisa memasukkan alamat website, nomor telepon, nomor WhatsApp, atau id Line pada akun media sosial.

Contohnya seperti gambar dibawah ini yang memasukkan alamat website sebagai kontak yang bisa dikunjungi oleh klien:

5. Adakan Giveaway

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Contoh Giveaway. Dokumentasi Sosiakita

Klien akan mudah tertarik dan mengenal sebuah bisnis yang sering mengadakan berbagai event, seperti giveaway. Mengadakan giveaway melalui media sosial akan mendorong klien menjadi pelanggan baru kamu.

Adakan giveaway pada waktu tertentu misalnya di hari penting bisnis kamu atau hari penting nasional seperti hari belanja online nasional (12 Desember).

Dan jangan lupa memberikan persyaratan dan hadiah menarik kepada peserta yang mengikuti giveaway.

Nah, gimana? Sudah paham kan sekarang cara membangun brand awareness di sosial media. Semoga bermanfaat ya.

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.

 

 

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

Masyarakat Indonesia pada saat ini bisa dibilang sudah sangat akrab dengan penggunaan internet. Karena layanan digital yang menjamur saat ini memiliki banyak keunggulan untuk menjadikan sesuatu yang rumit menjadi lebih mudah dan cepat. Hingga dari kalangan muda hingga tua, semua paham dan suka bermain internet.

Dan ini berlaku juga di dunia bisnis. Kehadiran layanan digital menjadikan setiap kegiatan transaksi baik itu promosi, penjualan, pembelian, dan pemasaran produk atau jasa dapat dilakukan secara elektronik atau lebih dikenal sebagai bisnis jenis e-commerce. Melalui sistem e-commerce produsen dapat menawarkan produk atau jasanya tanpa bertemu secara langsung dengan konsumen. Begitupun dengan konsumen yang dapat memilih dan membeli produk tanpa melihatnya secara langsung terlebih dahulu.

Dari sini kita dapat menarik kesimpulan, pengertian dari e-commerce sendiri adalah kegiatan jual beli barang/jasa atau transmisi dana atau data melalui jaringan elektronik, terutama internet. Mungkin masyarakat saat ini hanya mengenal e-commerce sebatas toko-toko online tempat menjual barang kebutuhan. Namun ternyata jenis-jenis e-commerce lebih luas daripada itu berikut 7 jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui:

1. Business-to-Business (B2B)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang pertama adalah Business-to-Business (B2B). B2B e-commerce meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa yang dilakukan antar perusahaan. Produsen dan pedagang tradisional biasanya menggunakan jenis e-commerce ini.

Umumnya e-commerce dengan jenis ini dilakukan dengan menggunakan EDI (Electronic Data Interchange) dan email dalam proses pembelian barang dan jasa, informasi dan konsultasi, atau pengiriman dan permintaan proposal bisnis.

EDI (Electronic Data Interchange) adalah proses transfer data yang terstruktur, dalam format standar yang disetujui, dari satu sistem komputer ke sistem komputer lainnya, dalam bentuk elektronik.

Jurnal merupakan salah satu bentuk B2B, di mana target audience Jurnal adalah pengusaha atau pemilik bisnis yang membutuhkan jasa pembukuan dan akuntansi. Dengan Jurnal, pengusaha dapat lebih mudah mengelola keuangan bisnis kapan dan di mana saja, serta membuat laporan keuangan lebih mudah, aman, dan tepercaya.

 

2. Business-to-Consumer (B2C)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang kedua adalah Business-to-Consumers (B2C). Business-to-Consumers (B2C) adalah jenis bisnis e-commerce yang paling umum dan paling dikenal oleh masyarakat. B2C adalah jenis e-commerce antara perusahaan dan konsumen akhir. Hal ini sesuai dengan bagian ritel dari e-commerce yang biasa dioperasikan oleh perdagangan ritel tradisional.

Jenis ini bisa lebih mudah dan dinamis, namun juga lebih menyebar secara tak merata atau bahkan bisa terhenti.

Jenis e-commerce ini berkembang dengan sangat cepat karena adanya dukungan munculnya website serta banyaknya toko virtual bahkan mal di internet yang menjual berbagai kebutuhan masyarakat. Contoh bisnis B2C yang cukup populer di Indonesia adalah Lazada, Amazon, Ebay, Traveloka, Berrybenka dan lain sebagainya.

 

3. Consumer-to-Consumer (C2C)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang ketiga adalah Consumer-to-Consumer (C2C). C2C merupakan jenis e-commerce yang meliputi semua transaksi elektronik barang atau jasa antar konsumen. Umumnya transaksi ini dilakukan melalui pihak ketiga yang menyediakan platform online untuk melakukan transaksi tersebut. C2C terbagi atas dua model yakni marketplace dan classifed. Di dalam model marketplace, konsumen dapat juga menjadi sebagai penyedia barang/jasa dalam sebuah platform dapat mem-posting berbagai produk untuk dibeli oleh konsumen lainnya. Berikut beberapa contoh penerapan C2C dalam website di Indonesia adalah Tokopedia, Bukalapak dan Lamido.

Untuk model classified yang memberikan kebebasan terhadap penjual dan pembeli untuk bertransaksi secara langsung. Website yang tersedia hanya berfungsi untuk mempertemukan antara penjual dan pembeli namun tidak memfasilitasi transaksi jual beli online. Metode transaksi yang kerap dilakukan ada melalui cash on delivery atau COD. Website untuk model classified yang terkenal di Indonesia yakni OLX dan Kaskus.

 

4. Consumer-to-Business (C2B)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang keempat adalah Consumer-to-Business (C2B). Seperti namanya, di dalam jenis Consumer-to-Business (C2B) transaksi jual beli produk atau jasa dilakukan dari konsumen kepada perusahaan. Ini adalah kebalikan penuh dari jenis B2C yang telah dijelaskan sebelumnya. Dalam jenis ini individu menawarkan produk atau jasa terhadap perusahaan yang

Contohnya adalah sebuah website dimana desainer website menyediakan beberapa pilihan logo yang nantinya hanya akan dipilih salah satu yang dianggap paling efektif.

Atau bisa juga sebuah website yang menjual ragam template blog dari berbagai pengembang template. Pembuat template dapat mengupload template yang dibuatnya pada link yang telah disediakan oleh MBT, kemudian MBT akan menjual template yang telah di upload dan berbagi keuntungan dengan pembuat template.

 

5. Business-to-Administration (B2A)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang kelima adalah Business-to-Administration (B2A). B2A adalah jenis e-commerce yang mencakup semua transaksi yang dilakukan secara online antara perusahaan dan administrasi publik. Business-to-Administration (B2A) atau yang bisa dikenal sebagai Business-to-Government (B2G) adalah jenis e-commerce yang melibatkan banyak layanan, khususnya di bidang-bidang seperti fiskal, jaminan sosial,

 

6. Consumer-to-Administration (C2A)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang keenam adalah Consumer-to-Administration (C2A). Jenis C2A juga meliputi semua transaksi elektronik yang dilakukan antara individu dan administrasi publik.

Model B2A dan C2A sama-sama terkait dengan gagasan efisiensi dan kemudahan penggunaan layanan yang diberikan untuk masyarakat oleh pemerintah, juga dengan dukungan teknologi informasi dan komunikasi.

7. Online-to-Offline (O2O)

7 Jenis E-commerce Yang Perlu Kamu Ketahui

sosiakita.com

Jenis e-commerce yang perlu kamu ketahui yang ketujuh adalah Online-to-Offline (O2O). Ini adalah jenis bisnis baru di mana produsen menggunakan dua saluran baik itu online maupun offline. Pihak produsen akan melakukan promosi, menemukan konsumen, menarik konsumen serta meningkatkan kesadaran mereka terhadap produk dan layanan melalui jaringan online.  Yang kemudian diteruskan dengan melakukan pembelian di toko offline.

Selain itu, jenis O2O juga berhubungan dengan aktivitas pemesanan secara onine dan melakukan pengambilan barang di toko offline. Jenis ini banyak digunakan pada sektor transportasi seperti Gojek dan Grab serta akomodasi seperti Airbnb, Airy, dan lain sebagainya.

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.
5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

Perubahan zaman selalu membawa hal baru di dalamnya, termasuk juga dengan tren marketing. Tren marketing selalu berkembang mengikuti perkembangan teknologi. Apalagi bagi pemilik bisnis online yang sudah pasti hampir semua aktivitas marketingnya terjadi di dunia maya. Marketing channel atau kanal marketing yang dapat digunakan pemilik bisnis online pun banyak dan bervariasi. Salah satu peluang besar yaitu melakukan kegiatan marketing melalui sosial media untuk bisnis online. Tingginya angka pengguna media sosial (medsos) memberikan keuntungan tersendiri bagi para pelaku usaha saat ini. Melalui berbagai platform sosial media yang hadir, Anda bisa melakukan pemasaran produk/jasa bisnis Anda dengan lebih efisien, mudah dan murah.

Dilansir dari laporan riset Hootsuite “Digital Around The World 2019”, dari total 268,2 juta penduduk Indonesia, terungkap sebanyak 150 juta orang telah menggunakan media sosial. Pengguna media sosial di Indonesia ini di dominasi oleh generasi milenial dan generasi Z.

Dari data tersebut, aktifitas marketing melalui media sosial tentunya menjadi favorit banyak pengusaha. Disamping praktis, keuntungan marketing di sosmed lainnya adalah pemasaran produk bisa diatur dengan mudah agar produk/jasa lebih cepat dikenal/dibeli dengan cara menjangkau calon konsumen sesuai target.

Bukan rahasia umum lagi jika di era digital, sosial media marketing dijadikan medium untuk meraih kesuksesan dalam meningkatkan penjualan secara online di berbagai e-commerce maupun jualan offline. Oleh sebab itu, sebagai pengusaha, Anda harus bisa punya strategi digital marketing dan pandai memilih platform media sosial yang tepat untuk lapak promosi Anda.

Biar jualan Anda makin laris manis, Cermati.com mengulas strategi pemasaran social media yang praktis nan menguntungkan untuk Anda coba.

1. Buatlah Konten Video Live

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

Konten Video Live. Photo by Nathan Dumlao on Unsplash

Konten live atau siaran langsung kini menjadi popular dan menjadi salah satu strategi pemasaran yang cukup efektif dan digemari semua kalangan pengguna media sosial. Bagi Anda yang belum pernah membuat konten live video, kini saatnya Anda mulai menjajal cara ini. Kuncinya, percaya diri saja, tak perlu malu-malu yang penting konten yang Anda buat relevan dengan usaha Anda.

Mulai dulu dengan cara sederhana, misalnya tentukan dulu produk apa yang akan Anda jadikan tema untuk konten live video di sosmed dagangan Anda. Lalu, buatlah semacam panduan sederhana seperti tentukan berapa lama waktu ngbrolnya, apakah akan ada review produk atau semacam unboxing produk tersebut, hingga hal-hal penting lainnya yang perlu diinfokan kepada followers atau calon konsumen Anda.

Bagi pemula dengan followers bisnis sedikit, pastikan Anda harus siap mental juga. Tak perlu sedih apabila nantinya hanya ada segelintir orang saja yang menonton. Ingat ya, santai saja dan berpikir positif saat akan membuat konten promosi untuk siaran langsung di sosmed Anda. Lakukan secara bertahap, atau Anda bisa juga berkolaborasi dengan orang lain yang sudah punya banyak followers untuk membuat konten live video.

2. Manfaatkan Jasa Influencer

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

Jasa Influencer. Photo by Diggity Marketing on Unsplash

Dalam dunia digital marketing, influencer marketing bukanlah cara baru. Influencer merupakan tokoh atau sosok yang populer dan memiliki banyak pengikut (followers) di sosial media. Hal ini membuat mereka punya pengaruh besar di dalam komunitas atau orang-orang yang menggunakan sosial media itu sendiri. Para influencer ini bisa saja berasal dari berbagai bidang, usia dan keahlian yang berbeda-beda.

Agar jualan Anda makin dikenal banyak orang, gunakan jasa influencer untuk memasarkan produk Anda. Jasa influencer sangat diminati sebab efektif untuk mendongkrak brand-awareness produk/jasa sekaligus penjualan. Supaya strategi marketing dengan jasa influencer tepat sasaran, pastikan dulu untuk melakukan riset dan memilih sosok influencer yang tepat dan relevan dengan bidang bisnis yang Anda miliki/jalankan.

3. Perkaya Konten Visual

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

Photo by Maddi Bazzocco on Unsplash. Konten Visual

Penggunaan konten visual di sosial media  terbilang efektif dalam memasarkan produk / brand usaha Anda. Buatlah konten dengan informasi visual yang mudah dikenal dan diingat oleh calon konsumen dan pelanggan Anda. Lakukan riset, konten visual seperti apa yang saat ini digemari oleh konsumen. Pastikan semua konten visual yang akan di posting di media sosial memiliki kualitas yang baik agar tercipta interaksi dan meningkatkan jumlah followers.

4. Buat Personalisasi Konten Sosial Media Anda

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing. Photo by Aaron Weiss on Unsplash

Lakukan personalisasi konten dalam strategi marketing sosial media bisnis/usaha Anda. Cara ini efektif dalam menggaet calon konsumen ketika melihat iklan dan promosi Anda hingga akhirnya memutuskan untuk membeli produk tersebut. Buatlah rancangan rencana konten yang sudah disesuaikan dengan riset produk Anda. Lalu, susun strategi marketing dengan menerapkan konsep personalisasi konten. Gunakan hasil analitik untuk memaksimalkan konten Anda yang sesuai dengan pangsa pasar saat ini.

5. Manfaatkan Asisten Virtual

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing. Photo by Aaron Weiss on Unsplash

5 Cara Ampuh Memaksimalkan Sosial Media Untuk Marketing. Photo by Aaron Weiss on Unsplash

Untuk mempermudah pekerjaan Anda dan memperlancar aktifitas pemasaran bisnis, manfaatkan asisten virtual. Ada banyak alat marketing yang bisa digunakan untuk mempermudah Anda berjualan dan melayani calon konsumen dengan cepat dan hemat. Lakukan riset dahulu untuk menemukan jasa asisten virtual yang tepat dan sesuai untuk melayani penjualan di media sosial Anda. Lalu lakukan review juga, agar Anda bisa mengetahui apakah jasa asisten virtual yang dilakukan sudah efektif atau tidak dalam melayani berbagai pertanyaan calon konsumen.

Terus Lakukan Peningkatan Strategi

Melakukan pemasaran online melalui sosial media bisa menjadi pilihan bagi Anda yang menginginkan peningkatan angka penjualan. Tentunya, Anda harus pahami dulu hal-hal mendasar dalam berjualan di media sosial. Terus lakukan perbaikan strategi dan mencoba hal-hal baru untuk menemukan cara marketing yang sesuai dengan bisnis Anda. Perlahan namun pasti, ketika Anda sudah menerapkan semua cara marketing di sosial media, imbangi juga dengan peningkatan kualitas produk/jasa Anda agar Anda bisa meraih untung maksimal.

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.
Pengaruh Penggunaan Sosial Media Di Era Millennial

Pengaruh Penggunaan Sosial Media Di Era Millennial

Generasi millenial adalah sebuah istilah yang populer menggantikan istilah generasi (Gen Y) atau sebutan untuk orang-orang yang lahir di tahun 1980-an hingga 2000-an.  Generasi millenial memiliki karakter yang khas, yang lahir di zaman TV sudah berwarna dan memakai remote, sejak masa sekolah sudah menggunakan handphone dan internet menjadi kebutuhan pokok di kehidupannya, dan pada artikel ini akan kita membicarakan mengenai pengaruh penggunaan sosial media di era millenial.

 

Membentuk Watak Millenial

sosiakita.com

Hal tersebut sangat berpengaruh dalam perubahan masyarakat di era sekarang ini yaitu lingkungan sosial termasuk teknologi. Era millenial sendiri cukup mahir di bagian teknologi. Dengan begitu karakter manusia juga berperan didalamnya yang berarti pembentukan watak seseorang dari cara bergaul di lingkungannya, dan hubungannya dengan media sosial adalah karakter millenial akibat pengaruh penggunaan sosial media di era millenial sekarang ini adalah semakin cepat berubah karena faktor lingkungan yang mana rasa gengsi mendominasi.

 

Pemikiran Yang Kreatif Dan Out Of The Box

sosiakita.com

Namun pengaruh penggunaan sosial media di era millenial juga memiliki dampak positif yaitu sebagai salah satu faktor yang mendorong para millenial untuk menciptakan hal baru dengan cara yang kreatif bahkan out of the box. Sehingga hadirnya generasi millenial dalam sebuah perusahaan dapat memberikan ide-ide kreatif. Dan dengan teknologi yang berkembang pesat mereka selalu belajar hal baru karena tidak ingin merasa tertinggal. Faktor inilah yang membuat para millennial memiliki kemampuan fast learning alias mampu mempelajari hal baru dengan cepat.

Para milenial yang fleksibel dan mudah beradaptasi dengan perubahan

sosiakita.com

Pengaruh penggunaan sosial media di era millenial lainnya adalah membuat para millenial memiliki pikiran yang terbuka sehingga tidak menutup diri dari segala saran maupun kritikan, yang memudahkan mereka untuk segera belajar. Generasi millennial justru memiliki sifat fleksibel dengan mudah beradaptasi dalam setiap perubahan. Dalam dunia kerja para millenial tidak mempermasalahkan perubahan peraturan atau kebijakan, hal tersebut tidak menghambat pekerjaan mereka. Sebagian besar kaum millennial memiliki sikap yang terbuka dan fleksibel, sehingga dalam dunia kerja mereka mampu bersosialisasi dengan baik. Di sisi lain millennial juga sosok yang mandiri sehingga generasi ini mampu dalam bekerja secara tim maupun individu.

 

sosiakita.com

Bagaimana dengan kalian ? apakah kalian juga bertekad menjadi millenial yang kreatif ? Yuk pergunakan akses yang semakin canngih di era ini untuk kegiatan positf dan un tuk mengembangkan kreatifitas dan bakatmu !

 

DAPATKAN PENAWARAN MENARIK
DARI SOSIAKITA

ISI FORM