Cara kerja algoritma Instagram kian berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Perkembangan ini menyesuaikan dengan teknologi yang ada dan kebutuhan dari para pengguna sosial media ini. Oleh sebab itu, Instagram telah mengungkap bagaimana cara kerja algoritma dalam memilih konten yang terdapat pada masing-masing pengguna. Dengan demikian sebuah postingan atau unggahan bisa viral.

Head of Instagram Adam Mosseri mengungkapkan cara kerja tersebut. Hal ini seiring dengan pengguna Instagram yang semakin banyak dan jumlah konten melimpah yang beredar di platform tersebut. Algoritma juga akan mengklasifikasikan konten. Tujuannya untuk mempersonalisasi pengalaman pengguna Instagram.

 

Apa Algoritma Itu?

Anda mungkin bertanya apa sebenarnya algoritma Instagram itu? Sebenarnya ini adalah rumus Instagram agar bisa menentukan postikan mana yang akan tampil di halaman feed milik orang-orang saat mereka membuka halaman home. Seperti yang kita ketahui, sejak muncul pada tahun 2010 lalu, Instagram yang menjadi salah satu sosial media populer ini tidak mengimplementasikan algoritma tertentu.

Akan tetapi platform yang merupakan rancangan Mike Krieger dan Kevin Systrom ini hanya menampilkan konten sesuai urutan kronologis saja. Lantas bagaimana cara kerja algoritma Instagram ini? Supaya Anda tidak penasaran, berikut ini adalah informasi selengkapnya untuk Anda.

 

Begini Cara Kerja dari Algoritma Instagram

Feed dari pengguna Instagram telah diatur supaya bisa sesuai algoritma. Termasuk pada akun digital business milik Anda. Ada beberapa faktor yang mempengaruhi sistem kerja dari algoritma Instagram ini. 

 

1. Informasi Mengenai Postingan Tersebut

Saat ini Instagram tidak akan memprioritaskan postingan berdasar dari tipe konten Anda. Justru saat ini Instagram akan memprioritaskan postingan berdasarkan dari interaksi yang telah terjadi. Cara kerja algoritma Instagram akan sangat terkait dengan informasi mengenai konten yang Anda posting.

Ini merupakan sinyal mengenai seberapa terkenal atau populer postingan. Misalnya kapan konten tersebut di posting, berapa banyak orang yang menyukai postingan tersebut, berapa lama durasinya jika konten tersebut berupa ideo dan dimana postingan tersebut diambil.

 

2. Aktivitas yang Berlangsung di Instagram

Interaksi pengguna Instagram seperti berapa banyaknya konten yang orang sukai bisa membantu pihak pengembang untuk memahami apa yang kemungkinan sering tampil. Algoritma Instagram akan menggunakan frekuensi dalam mengurutkan postingan. Bila Anda membuka aplikasi ini maka feed Anda akan tampak lebih urut. Hal ini disebabkan karena Instagram telah mencoba menampilkan postingan terbaik sejak kunjungan terakhir Anda.

 

3. Info Mengenai Orang yang Memposting

Ini akan membantu pengembang dalam memahami semenarik apakah orang itu bagi pengguna Instagram. Selain itu juga bisa menghitung berapa kali mereka telah berinteraksi dalam minggu minggu terakhir ini. Biasanya cara kerja algoritma Instagram akan menunjukkan postingan dari berbagai akun yang saling terhubung atau sering berinteraksi.

 

Baca Juga: Wajib Tahu! Perbedaan Impression dan Reach di Instagram

 

Tips Memaksimalkan Kinerja Algoritma Instagram

Ada beberapa tips yang bisa Anda lakukan bila menginginkan Instagram milik Anda maksimal berdasarkan algoritmanya. Sebenarnya untuk bisa memahami algoritma Instagram itu tidak sulit. Bahkan bisa dibilang berbeda jauh dengan algoritma platform lain.

 

1. Posting Instagram dengan Konsisten

Hal ini bukan hanya bisa membantu Anda untuk dijangkau pengguna Instagram lain. Akan tetapi juga bisa menarik mereka untuk berinteraksi dengan apa yang Anda unggah. Selain itu, akun Anda juga akan lebih mudah beradaptasi dengan algoritma yang mereka punya.

 

2. Menganalisis Akun yang Anda Miliki

Bila akun Instagram Anda telah dialihkan ke akun bisnis, maka Anda bisa memperoleh fitur insight. Fungsi fitur ini adalah untuk mengetahui mana saja konten yang mempengaruhi audiens. Semuanya bisa dengan mudah Anda baca pada data dalam fitur insight.

 

3. Repost Konten

Dalam hal ini Anda harus melakukan repost konten yang menarik. Memposting ulang berbagai konten menarik bisa menjadikan Anda mempunyai banyak interaksi. Cara kerja Algoritma Instagram seperti ini membantu Anda untuk mendapatkan lebih banyak kunjungan baru.

 

4. Komentar

Semua komentar yang Anda berikan akan dihitung sebagai interaksi. Bahkan komentar Anda yang pendek maupun panjang lebar juga termasuk dalam hal ini. Seperti saat Anda  berkomentar dengan emoji saja. Oleh sebab itu, anda bisa mencoba untuk memberikan komentar balasan pada audiens.

 

5. Pilih Hastag dan Waktu Posting yang Tepat

Untuk mengelompokkan jenis konten pada Instagram maka perlu hashtag. Menyematkan hashtag yang tepat dalam postingan Anda bisa memberikan kesempatan bagi unggahan untuk bisa terlihat banyak orang. Bila sebuah hashtag makin populer, maka banyak orang yang akan mencari dan menggunakan hashtag tersebut.

Selain itu, memaksimalkan cara kerja algoritma Instagram juga bisa Anda lakukan dengan memposting konten di waktu yang tepat. Maka dari itu, Anda harus belajar tentang kebiasaan audiens. Anda bisa posting saat audiens sedang online. Sehingga ini akan membantu Instagram Anda lebih banyak like dan followersnya.

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan. Untuk info leboh lanjut hubungi kami disini

DAPATKAN PENAWARAN MENARIK
DARI SOSIAKITA

ISI FORM