Strategi FOMO marketing atau Fear Of Missing Out merupakan sebuah konsep marketing yang erat kaitannya dengan millennials yaitu kondisi takut untuk melewatkan sesuatu. Ibaratnya FOMO marketing ini sebagai strategi takut jika ketinggalan zaman, update atau lainnya. Berdasarkan survei lebih dari 60% millennial memilih untuk membeli, menyewa, atau menggunakan sesuatu karena takut ketinggalan zaman, atau takut dianggap kurang update. Oleh karena itu banyak pelaku bisnis maupun marketer yang yang menggunakan konsep FOMO ini sebagai strategi marketing terlebih untuk target pasar para millennials. Karena dapat memancing para calon customer mereka tertarik dengan produk atau jasa yang ditawarkan. 

 

FOMO juga berkaitan dengan pengalaman, keunikan, waktu yang tepat, dan nilai yang dapat diberikan dalam satu kemasan. Strategi FOMO marketing bisa dibilang sebagai salah satu strategi pemasaran yang efektif dijalankan saat ini terlebih jika target marketnya para millennials. Anda berminat untuk mencoba agar bisnis Anda dapat lebih berkembang? Simak beberapa strategi FOMO yang dapat anda terapkan berikut ini. 

1. Membuat Produk Eksklusif

Ingin Bisnis Berkembang? Coba Strategi FOMO Marketing

Strategi FOMO marketing pertama yang bisa Anda gunakan yaitu membuat kesan eksklusif pada produk atau bisnis. Pernahkah Anda memiliki keinginan untuk membeli sesuatu karena produk tersebut limited editions atau terbatas pada waktu tertentu? Nah hal tersebut sudah dapat dipastikan bahwa salah satu strategi FOMO marketing. Dengan membuat produk special editions atau limited editions, Anda dapat membuat customer merasa bahwa mereka telah bergabung dalam kelompok elit saat memiliki produk tersebut. 

 

Selanjutnya Anda bisa memunculkan rasa iri pada calon customer agar mereka tertarik untuk memilikinya. Misalnya Anda menjual produk khusus yang belum pernah Anda dan pesaing Anda  jual sebelumnya dengan jumlah yang terbatas. Namun Anda tetap harus memperhatikan tren, pastikan jika barang tersebut sedang tren di masyarakat. Selain itu Anda juga dapat membuat produk hasil kolaborasi secara terbatas dengan influencer, artis, designer, maupun orang penting lainnya yang memiliki audiens dan minat tinggi. 

2. Menunjukkan Jumlah Stok Barang

Cara Mengaktifkan Instagram Shopping yang Mudah dan Cepat

Strategi FOMO marketing selanjutnya yang dapat Anda terapkan yaitu dengan menunjukkan jumlah stok barang dan sisa barang. Pada dasarnya FOMO selalu berkaitan dengan rasa keinginan untuk memiliki dengan cepat. Oleh karena itu, Anda dapat menunjukkan jumlah stok barang atau jumlah sisa stok barang secara realtime pada etalase toko Anda. Dengan begitu pelanggan tidak ingin kehabisan dan ingin segera menyelesaikan pembelian. Karena hal kecil seperti tersebut dapat mempengaruhi psikologi pelanggan, sehingga memancing mereka untuk membeli dan segera menyelesaikan pembelian di toko Anda dengan cepat. .

3. Memberikan Batas Waktu Pemesanan

Ingin Bisnis Berkembang? Coba Strategi FOMO Marketing

Strategi FOMO marketing selanjutnya yang dapat Anda terapkan yaitu dengan memberikan batas waktu pemesanan produk. Pernahkan Anda membeli suatu produk melalui program flash sale pada marketplace atau e-commerce? Hal tersebut memiliki konsep yang sama dengan strategi FOMO marketing. Anda dapat memberikan jangka waktu pembelian serta sisa waktu pembelian kepada customer. Strategi ini cukup efektif digunakan untuk menghabiskan sisa barang tertentu yang kurang laku atau yang lama. Umumnya batas waktu yang diberikan biasanya maksimal 1 hingga 2 jam. Metode batas waktu pemesanan sering digunakan pada pembelian tiket konser, hotel, transportasi hingga bioskop. Namun  tidak sedikit toko online yang menggunakan metode ini juga. Anda bisa menyesuaikan batasan waktu pembelian dengan jenis produk atau bisnis Anda.  

4. Memberikan Promo Gratis Ongkir yang Terbatas

Ingin Bisnis Berkembang? Coba Strategi FOMO Marketing

Strategi FOMO marketing selanjutnya yaitu Anda dapat memberikan promo gratis ongkir secara terbatas kepada calon customer. Pada dasarnya pelanggan atau pembeli sebagian berasal dari tempat dan pulau yang berbeda-beda, ada yang di Jawa, Kalimantan dan sebagainya. Hal ini tentu akan memakan biaya kirim yang cukup banyak. Beberapa survey juga menyatakan bahwa hampir 90% orang yang menyukai belanja menempatkan gratis ongkos kirim menjadi nomor satu dalam insentif ketika berbelanja online. Dengan kata lain, mereka akan langsung membeli apabila mendapatkan gratis ongkos kirim dari suatu toko yang ada di ecommerce ataupun marketplace. Anda dapat memberikan gratis ongkos kirim kepada customer namun dengan waktu tertentu. Hal ini akan membuat customer menjadi cepat membeli produk yang Anda tawarkan.

5. Membuat Testimoni Konten

Konten Instagram Video Review

Strategi FOMO marketing selanjutnya yang bisa Anda lakukan untuk menarik pelanggan adalah dengan membuat testimonial konten. Pada dasarnya testimonial konten merupakan sebuah ulasan baik positif maupun negatif yang diberikan oleh pelanggan untuk menarik pelanggan baru. Namun dalam strategi pemasaran Anda harus menggunakan ulasan pelanggan yang baik agar dapat menarik pelanggan baru. Hal ini akan lebih efektif karena umumnya pelanggan mencari review dari pengguna atau konsumen lain sebelum melakukan pembelian. Dalam penerapannya testimonial konten dapat dilakukan dengan berbagai macam cara, yaitu melalui tulisan atau menggunakan video.

 

Itulah beberapa strategi FOMO marketing yang dapat Anda terapkan untuk mengembangkan bisnis Anda. Berminat untuk mencobanya? Anda bisa memulainya sekarang dengan bantuan Sosiakita. Untuk Anda yang memiliki usaha ataupun bisnis dan ingin memiliki strategi pemasaran yang efektif segera konsultasikan masalah Anda. Sosiakita akan membantu menerapkan strategi marketing yang sesuai dan efektif pada bisnis Anda. Selain itu juga membantu mengelola bisnis Anda menjadi lebih profesional, untuk informasi lebih lanjut klik disini atau hubungi kami sekarang juga!    

DAPATKAN PENAWARAN MENARIK
DARI SOSIAKITA

ISI FORM