Ketahui Perbedaan TikTok Shop, IG Shop, dan Fb Marketplace

Ketahui Perbedaan TikTok Shop, IG Shop, dan Fb Marketplace

Berbicara mengenai bisnis, saat ini media sosial menjadi salah satu hal yang berperan sangat penting dalam kelangsungan hidup para pelaku bisnis online. TikTok, Instagram, dan Facebook adalah ketiga platform media sosial yang marak digunakan para pelaku bisnis sebagai media promosi. Bukan hanya sebagai media promosi untuk meningkatkan brand awareness, sosial media pun sekarang juga bisa menjadi wadah untuk menjual barang melalui platform mereka. Hal ini karena ketiga media sosial tersebut menyediakan fitur yang dapat mempermudah pengguna untuk menjalankan bisnis, yaitu fitur TikTok shop, Instagram Shop, dan Facebook Marketplace. 

Sebelum membahas lebih jauh, perlu Anda ketahui bahwa ketiga media sosial tersebut menjadi media sosial yang saat ini paling digandrungi oleh masyarakat dari berbagai usia. Hal ini juga diikuti dengan semakin banyaknya pelaku bisnis dan konsumen yang melakukan kegiatan jual beli secara langsung melalui aplikasi sosial media ini. Oleh karena itu TikTok shop, Instagram shop, dan Facebook Marketplace sering diperbandingkan. Anda pun mungkin menjadi salah satu orang yang penasaran mengenai perbandingan dari ketiganya. Untuk menjawab rasa penasaran Anda dan mengetahui manakah yang terbaik untuk bisnis Anda, simak penjelasan mengenai perbedaan TikTok shop, Instagram shop, dan Facebook Marketplace berikut ini.  

 

Perbedaan TikTok Shop, Instagram Shop, dan Facebook Marketplace 

 

1. Awal Kemunculan Fitur TikTok Shop, Instagram Shop, dan Facebook Marketplace

Ketahui Perbedaan TikTok Shop, IG Shop, dan Fb Marketplace

 

Hal pertama yang membedakan TikTok shop, Instagram shop, dan Facebook shop atau Facebook marketplace adalah awal diluncurkannya fitur tersebut ke publik. 

TikTok pertama kali muncul pada bulan September 2021 lalu, yang mana dapat dikatakan sangat baru.  Meskipun terbilang masih baru, Deseret News menyebutkan bahwa fitur TikTok shop ini memiliki potensi yang cukup besar mengingat persentase pengguna Tik Tok yang membeli produk dan layanan setelah melihat iklan mencapai 49%.  

Sedangkan Instagram shopping pertama kali diperkenalkan ke publik pada bulan Maret 2017. Fitur ini digadang-gadang sebagai BigCommerce karena mampu memberikan kenaikan traffic yang signifikan kepada merek hingga mencapai 1.1416% serta peningkatan pendapatan mencapai 20%.

Adapun untuk Facebook Marketplace pertama kali dikenalkan pada bulan Agustus 2016 yang hingga saat ini masih banyak digandrungi oleh para pengguna Facebook dan para pebisnis online. 

 

2. Demografi Pengguna

Ketahui Perbedaan TikTok Shop, IG Shop, dan Fb Marketplace

 

Hal kedua yang membedakan antara TikTok shop, Instagram Shopping dan Facebook Marketplace yaitu demografi dari penggunanya. Perlu Anda ketahui bahwa mengetahui demografi pengguna merupakan hal yang sangat penting, karena akan sangat berkaitan dengan target pasar Anda nantinya. Jika demografi pengguna sesuai dengan target pasar Anda, maka platform tersebut akan lebih efektif untuk mempromosikan bisnis Anda.

Menurut data dari Statista pengguna Tik Tok pada tahun 2021 mencapai 4,14 juta. Dimana 59% diantaranya adalah pengguna perempuan dan 39% lainnya pengguna laki-laki. Dari 4.14 juta pengguna tersebut 60% diantaranya berusia 16 hingga 24 tahun.  

Masih dilansir dari Statista, pengguna Instagram di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 87,9 juta, yang diantaranya  52,65 pengguna perempuan dan 47,4% pengguna laki-laki. Dari 87,9 juta pengguna tersebut 36,4% berusia 18 hingga 24 tahun, dan 31,9% lainnya berusia 25 hingga 34 tahun.

Sementara pengguna Facebook di Indonesia pada tahun 2021 mencapai 140 juta yang diantaranya 43,9% pengguna perempuan dan 56,1% pengguna laki-laki. 

 

3. User Experience

Ketahui Perbedaan TikTok Shop, IG Shop, dan Fb Marketplace

 

Hal ketiga yang membedakan antara TikTok shop, Instagram Shopping dan Facebook Marketplace adalah user experience atau UX. Anda mungkin sudah tidak asing lagi dengan istilah UX yaitu kepuasan dalam menggunakan suatu produk digital. Dalam hal ini yang membedakan antara ketiga fitur tersebut yaitu pengalaman penggunaannya. 

Pada TikTok shop Anda akan dapat langsung membeli produk di aplikasi TikTok, sehingga tidak perlu dialihkan menuju situs lainnya. Artinya segala transaksi pembelian dimulai dari chatting dengan penjual hingga proses pembayaran semua dilakukan pada Aplikasi TikTok tidak dialihkan menuju situs lain. Adapun untuk pembayarannya dapat melalui OVO, Gopay, atau transfer bank. 

Sedangkan pada Instagram shopping, pembeli akan diarahkan terlebih dahulu menuju website brand, e-commerce, atau marketplace tempat produk tersebut dijual. Sehingga pembeli akan dialihkan menuju situs lain dan membutuhkan beberapa langkah untuk dapat membeli produk yang diinginkan.  

Begitu juga pada Facebook Marketplace yang hampir sama dengan Instagram Shopping, dimana pembeli akan diarahkan terlebih dahulu pada section pengiriman pesan kepada pelaku bisnis untuk mengatur pembelian atau menanyakan detail ketersediaan barang. Kemudian pembeli akan dialihkan menuju situs website lain sehingga membutuhkan beberapa langkah untuk melakukan pembelian dan pembayaran. 

 

4. Sinkronisasi dengan Media Lain

Ketahui Perbedaan TikTok Shop, IG Shop, dan Fb Marketplace

 

Hal keempat yang membedakan antara TikTok shop, Instagram Shopping dan Facebook Marketplace adalah sinkronisasi dengan media lainnya. Pada TikTok Shop tidak memiliki sinkronisasi dengan media lain, sehingga Anda harus membuat video iklan atau video berbeda untuk menjangkau audiens di media yang lain.  

Berbeda dengan Instagram dan Facebook yang berada dibawah naungan yang sama yaitu Facebook itu sendiri, maka kedua media sosial tersebut saling bertaut atau saling bersinkronisasi. Sehingga ketika Anda memsarakan produk melalui Instagram shopping Anda juga akan dimudahkan dalam menjangkau pengguna Facebook, begitu juga sebaliknya. 

 

Mana yang Lebih Baik Untuk Bisnis Anda?

Setelah membaca beberapa perbedaan mengenai TikTok shop, Instagram shop, hingga Facebook Marketplace, manakah yang menurut Anda lebih baik?  Jawabannya terletak pada siapa yang akan menjadi target pelanggan dari bisnis Anda. Jika target pasar Anda memiliki karakteristik yang lebih banyak menggunakan TikTok, maka TikTok shop akan lebih efektif untuk Anda gunakan dibanding dengan Instagram shop maupun Facebook marketplace. Begitu juga sebaliknya. Namun Anda tidak perlu khawatir, karena Anda tetap bisa menggunakan ketiga fitur shop tersebut terutama untuk dapat memperluas jangkauan pasar dan memaksimalkan penjualan bisnis Anda. 

 

Nah itulah beberapa perbedaan dari TikTok shop (simak cara mengaktifkan TikTok shop) , Instagram shop, hingga Facebook Marketplace yang telah Sosiakids jelaskan diatas. Agar strategi bisni Anda lebih efektif, Anda dapat menggunakan berbagai strategi social media marketing yang akan dibantu oleh ahli yaitu Sosiakita.    

Sosiakita merupakan jasa digital marketing Surabaya yang mempunyai berbagi layanan, mulai dari pembuatan website, pengembangan web, pemasaran digital, hingga pembuatan konten-konten menarik untuk website dan sosial media marketing Anda. Dengan pengalaman yang kami miliki serta team yang ahli dan profesional, kami akan mampu mengembangkan bisnis dan perusahaan Anda dalam menjangkau pasar yang lebih luas. Berminat untuk bergabung? Segera hubungi kami sekarang atau kunjungi halam resmi kami di sini  atau temukan kami di LinkedIn, Facebook, dan Instagram untuk mengetahui informasi terupdate kami.   

Inilah 5 Level Influencer yang Harus Anda Tahu

Inilah 5 Level Influencer yang Harus Anda Tahu

Pernahkan Anda pernah mendengar istilah influencer? Saat ini influencer telah menjadi trendsetter bagi para pengikutnya bahkan pengaruh yang diberikan sama atau bahkan hampir melebihi seorang artis atau selebriti. Banyak dari para influencer yang mematok harga fantastis untuk satu kali posting, hal ini tentu berdasarkan jumlah followers dan juga engagement rate pada akun media sosial mereka. Tidak sedikit yang merasa harga endorse influencer terlalu tinggi, terlebih untuk kelas UMKM. Nah, sebelum Anda menggunakan jasa influencer untuk melakukan kampanye digital, akan lebih baik jika Anda mengenal tingkatan atau level influencer tersebut. Sehingga Anda mempunyai gambaran mengenai kesiapan biaya untuk dapat menggunakan jasa influencer di media sosial. Untuk itu Anda perlu menyimak 5 level influencer yang akan diuraikan oleh Sosiakids berikut ini agar tidak salah pilih!

 

1. Nano Influencer

Inilah 5 Level Influencer yang Harus Anda Tahu

 

Level influencer instagram yang pertama yaitu nano influencer. Merupakan influencer yang memiliki pengikut antara 1000 hingga 10.000. Namun meskipun memiliki keterbatasan jumlah followers yang rata-rata hanya sampai 10.000 tidak mengurangi kualitas influencer. Hal ini karena mereka memposting konten dengan beberapa kategori yang benar-benar dikuasai, seperti halnya perjalanan, kuliner, kesehatan, dan lain sebagainya. 

Lalu apakah level nano influencer dapat diajak bekerja sama? Tentu saja bisa, karena menurut beberapa penelitian, nano influencer memiliki engagement rate yang lebih besar daripada level influencer lainnya. Tentu saja hal ini membuktikan bahkan pengikut nano influencer jauh lebih aktif dan memiliki hubungan yang lebih dekat dengan influencer secara personal, sehingga menjadi saling mempengaruhi.    

 

2. Micro Influencer 

Inilah 5 Level Influencer yang Harus Anda Tahu

 

Level influencer instagram selanjutnya yang perlu Anda ketahui yaitu micro influencer. Pada level ini influencer instagram memiliki followers antara 10.000 hingga 100.000. Jika Anda perhatikan mungkin memang hampir sama dengan nano level, karena hanya fokus pada kategori teratas yang sesuai dengan kemampuan atau bidang yang mereka kuasai. Beberapa dari micro influencer ini ada yang menjadi influencer namun ada juga yang menjadi blogger. Pada level ini mereka juga memiliki hubungan yang lebih intens dengan para pengikut, karena jumlah followers mereka yang bisa dikatakan masih terbatas. Sehingga influencer sering terlibat interaksi dengan para followers.

 

3. Mid-Tier Influencer

Inilah 5 Level Influencer yang Harus Anda Tahu

 

Setelah Micro, level influencer yang perlu Anda tahu selanjutnya yaitu Mid-tier influencer. Dari jumlah followers tentu saja level ini lebih banyak daripada nano dan micro level, yaitu di antara 100.000 sampai 500.000 followers. Jika Anda bandingkan dengan nano maupun micro level mid-tier influencer ini kurang memiliki hubungan dan interaksi yang kuat dengan followers. Namun jangkauan dari mid-tier influencer lebih besar dari keduanya, sehingga dapat mencapai target yang lebih luas. Jika Anda ingin mengejar jangkauan pasar yang lebih luas dengan biaya yang masih masuk akal, Anda bisa menggunakan mid-tier influencer.

 

4. Macro Influencer

Inilah 5 Level Influencer yang Harus Anda Tahu

 

Level influencer selanjutnya yang perlu Anda ketahui yaitu macro influencer. Nah jika Mid-tier influencer memiliki pengikut antara 100.000 hingga 500.000, Macro influencer memiliki pengikut mencapai 500.000 sampai 1 juta. Influencer pada level ini biasa dikenal dengan sebutan selebgram, khususnya di Indonesia. Hal ini karena jumlah followers mereka begitu banyak di Instagram. Meskipun tidak memiliki hubungan yang kuat dengan followers, tetapi mereka memiliki jangkauan tayangan yang cukup luas. Umumnya mereka memiliki spesifikasi kategori dan konten-konten tertentu untuk diunggah hanya berdasarkan niche utama mereka.

 

5. Mega Influencer

Inilah 5 Level Influencer yang Harus Anda Tahu

 

Level influencer yang terakhir yaitu mega influencer. Nah jadi apa bedanya mega influencer dengan level-level sebelumnya? Mega influencer adalah influencer yang memiliki pengikut lebih dari 1 juta orang, dan sudah masuk dalam selebriti baik dalam negeri maupun sampai luar negeri. Pada level mega influencer ini followers mereka lebih bervariasi, dan terdiri dari berbagai lapisan masyarakat, umur, serta profesi.

Namun untuk dapat menggunakan jasa endorse pada mega influencer Anda juga memerlukan waktu serta dana yang tidak sedikit. Karena mega influencer biasanya memiliki banyak jadwal endorse yang lebih banyak sehingga menumpuk, dan antre. Bahkan beberapa mega influencer juga memasang biaya yang sangat fantastis. 

 

Itulah 5 level influencer yang perlu Anda ketahui agar tidak salah memilih. Bagaimana apakah Anda sudah menentukan ingin menggunakan jasa influencer level-level di atas? Jika Anda ingin meningkatkan brand awareness terlebih pada media sosial dengan hasil yang maksimal, Anda bisa menggunakan mega influencer. Karena jumlah followers mereka yang sangat beragam dan berasal dari berbagai usia, profesi, dan kalangan. Namun perlu Anda garis bawahi bahwa kebanyakan mega influencer mengunggah konten-konten yang berbayar atau yang memang sedang dipromosikan. Selain itu Anda juga harus menyiapkan dana yang lebih besar untuk dapat meng-endorse mega influencer.

Apakah Anda ingin meningkatkan brand awareness? membuat konten-konten yang menarik serta menjadikan brand tampak profesional juga menjadi salah kegiatan meningkatkan brand awareness. Jika Anda tertarik Sosiakita  akan membantu Anda, mengubah bisnis Anda menjadi profesional dengan konten-konten yang menarik. Kunjungi kami di instagram dengan klik disini atau langsung hubungi Sosiakita sekarang untuk informasi lebih lanjut.

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Makin Viral

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Makin Viral

Jika Anda ingin tiktok anda makin Viral, Anda harus pahami dulu algoritma tiktok dengan baik, khususnya jika anda ingin serius membuat konten yang konsisten di TikTok. Sebagaimana diketahui, di era Millennials saat ini, banyak sekali kalangan dari muda hingga dewasa yang menghabiskan waktunya di sosial media, tak terkecuali di sosial media yang viral saat ini, yaitu TikTok. Dengan hadirnya fenomena tersebut, lebih mudah bagi pengguna untuk membagikan konten-konten andalan mereka.

Dari sinilah untuk mendapatkan views yang banyak dan konten bisa viral, perlu adanya penguasaan algoritma tiktok dengan baik. Berikut adalah informasi selengkapnya mengenai algoritma tiktok yang patut anda pahami:

 

1. Buat Konten Berkualitas

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Videomu Makin Viral

 

Pertama, hal yang perlu Anda ketahui adalah membuat konten yang berkualitas. Ketika anda membuat konten yang berkualitas, maka hal tersebut akan meningkatkan antusiasme dari pengunjung yang datang ke konten anda. Caranya adalah buatlah konsep yang matang untuk setiap video yang ingin Anda tampilkan. Mulai dari pengambilan gambar, edit video hingga pesan yang ingin disampaikan kepada viewers. Hasilnya, konten anda pun akan mendapatkan viewers yang sangat banyak dan meningkatkan kesempatan untuk Anda bisa masuk konten #fyp. Yang perlu Anda ingat juga adalah, ikuti syarat dan ketentuan dari Tiktok dalam pembuatan video, otomatis konten Anda akan lebih maksimal dalam mengikuti algoritma Tiktok.

 

2. Buat Hashtag Yang Relevan

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Videomu Makin Viral

 

Hal selanjutnya yang tak kalah pentingnya dalam algoritma tiktok adalah menciptakan Hastag. Ketika anda menciptakan Hastag, maka sudah pasti yang perlu anda aplikasikan adalah membuat Hashtag yang benar-benar sesuai dengan konten Anda. Dengan cara tersebut, hal ini akan membantu konten yang untuk masuk dalam halaman konten yang serupa dengan konten yang Anda, dengan begitu ketika ada orang yang mencari info tertentu di TikTok, konten Anda bisa lebih mudah dicari.

 

Mau hasilkan ide yang cemerlang dan membangun brand perusahaan supaya makin terdepan? Yuk, planning perusahaanmu dengan cara yang smart and creative bersama Sosiakita. Selengkapnya untuk Join dan Partnership, klik disini.

 

3. Buat Caption Singkat

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Videomu Makin Viral

 

Caption yang Anda buat pada konten tersebut juga harus Anda perhatikan. Karena hal Ini akan berpengaruh dalam algoritma tiktok. Cara paling mudah untuk membuat caption adalah dengan memahami konsep awal yang Anda buat. Contohnya, jika Anda ingin meningkatkan engagement, Anda bisa membuat pertanyaan pada caption Anda untuk meningkatkan interaksi dengan audience Anda.

 

4. Gunakan Lokasi Yang Sesuai

Kuasai Algoritma Tiktok Agar Videomu Makin Viral

 

Selanjutnya, hal yang yang dapat Anda perhatikan dalam algoritma tiktok tersebut adalah memanfaatkan lokasi yang sesuai. Pastikan bahwa Anda menggunakan lokasi yang sesuai dan tepat supaya nantinya anda akan bisa memperoleh hasil yang terbaik untuk akurasi konten tersebut. Sehingga ini juga akan menjadi acuan bagi orang-orang yang ingin mendapatkan informasi yang dibutuhkan lewat konten anda. Hal ini dapat dilakukan dengan menggunakan,

 

Itulah beberapa hal yang perlu anda perhatikan dalam algoritma tiktok, dan semoga hal ini akan memberikan kepada anda manfaat maksimal yang anda butuhkan untuk jangka panjang.

 

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.

Tips Mudah Pilih Tanggal Promosi Online yang Tepat

Tips Mudah Pilih Tanggal Promosi Online yang Tepat

Dalam menjalankan bisnis, ada beberapa hal yang perlu dilakukan untuk membangun brand dan memperluas target pasar. Cara yang paling banyak dilakukan salah satunya ialah menggunakan promosi. Membangun bisnis tanpa promosi ibarat makan sayur tanpa garam: hambar! Sebab, promosi adalah strategi penting yang bertujuan untuk menginformasikan dan mempengaruhi target konsumen agar membeli produk yang dijual.

Bagaimana sih cara melakukan promosi yang efektif? Promosi yang efektif ialah dengan mempromosikannya melalui sosial media. Namun, gunakan tanggal-tanggal yang tepat. Tanggal tersebut bisa Anda gunakan sebagai acuan untuk mendapatkan calon konsumen baru atau mempertahankan konsumen royal Anda. Berikut tips memilih tanggal promosi yang tepat untuk bisnis Anda!

 

1. Pilih Hari Besar

Pilihlah tanggal yang mempunyai makna. Contohnya international friendship day atau women day, dari tanggal tersebut Anda bisa mencoba untuk mempromosikan produk ataupun jasa Anda. Tentunya sesuaikan dengan produk atau jasa yang Anda tawarkan. Apabila Anda menjual aksesoris, Anda bisa menggunakan hari hari besar seperti international friendship day, namun jika Anda berjualan buku, Anda bisa menentukan tanggal promosi Anda di hari membaca sedunia, dan lain sebagainya.

Namun, apabila Anda belum memiliki konsep yang menarik untuk mempromosikan produk atau jasa Anda, Anda bisa berkonsultasi ataupun meminta bantuan kepada Sosiakita. Caranya cukup mudah, Anda hanya perlu klik disini untuk mendapatkan informasi selanjutnya.

 

2. Pilih tanggal 28-30

Tanggal ini merupakan tanggal dimana kebanyakan orang mendapatkan gaji. Dengan begitu, maka Anda bisa menggunakan tanggal tersebut untuk promosi besar-besaran. Mulai dari menawarkan diskon, cashback, hingga give away. Anda bisa memanfaatkan tanggal ini semaksimal mungkin. Selain itu, Anda juga bisa mengenalkan produk Anda atau memberitahukan produk terbaru Anda. 

 

3. Pilih tanggal 1-15

Tanggal ini pasti familiar dan mudah ditebak. Ya, tanggal 1-15 ialah tanggal muda, dimana banyak orang baru saja melakukan perencanaan keuangan mereka. Awal yang baik untuk mempromosikan bisnis Anda. Tanggal muda merupakan tanggal yang tepat sebab belum terlalu banyak pengeluaran yang dilakukan. Sehingga Anda bisa menyusun strategi Anda untuk gencar melakukan promosi di tanggal tersebut.

 

Baca Juga: Selling VS Branding, Manakah yang Harus Diutamakan?

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

Saat ini aplikasi TikTok menjadi salah satu media sosial viral yang banyak digandrungi oleh pengguna internet maupun pelaku bisnis untuk memasarkan produknya. Jika Anda seorang pelaku bisnis atau orang yang berkecimpung di dunia digital marketing, maka perlu memanfaatkan TikTok sebagai salah satu media pemasaran untuk meningkatkan performa bisnis. TikTok memiliki berbagai fitur menarik yang memungkinkan pengguna dalam membuat video dengan berbagai efek filter, suara, hingga transisi. Tidak hanya itu, saat ini TikTok juga telah menambahkan fitur iklan yaitu TikTok Ads yang memudahkan para pelaku bisnis dalam memasarkan produknya.

Fitur TikTok Ads ini tentunya dapat membantu para pelaku bisnis dalam menerapkan digital marketing dan menjangkau audiens potensial di TikTok. Karena TikTok Ads dianggap memiliki peluang yang bagus dan lebih efektif untuk memperkenalkan produk kepada khalayak ramai. Namun sebelum melakukan promosi atau memasang iklan di TikTok, Anda perlu membuat memahami strategi TikTok Ads yang menarik agar konsumen atau audiens tertarik dengan iklan Anda. Karena beriklan pada TikTok Ads tidak sesederhana yang Anda kira. Untuk itu Anda bisa simak 5 strategi TikTok Ads yang bisa Anda terapkan sebelum memulai beriklan di TikTok berikut ini, agar bisa lebih diminati oleh banyak audiens.  

 

1. Menggunakan Hashtag

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

 

Strategi TikTok Ads langkah pertama yang bisa Anda terapkan yaitu dengan menambahkan tagar atau hashtag pada setiap konten video yang Anda unggah. Dengan menggunakan hashtag, konten video promosi atau iklan Anda akan dapat lebih mudah ditemukan oleh calon konsumen di bagian explore. Namun pastikan jika hashtag yang Anda gunakan tidak sembarangan dan benar-benar tepat sasaran. Anda dapat menyesuaikan hashtag dengan jenis produk, bisnis, atau nama brand. Selain itu, Anda juga bisa menambahkan hashtag yang sedang tending atau populer di TikTok, agar memperbesar peluang konten video Anda dilihat oleh banyak audiens.  

 

2. Manfaatkan Trend yang Sedang Hits

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

 

Strategi TikTok Ads langkah kedua yang dapat Anda terapkan yaitu dengan memanfaatkan tren yang sedang hits. Dalam platform TikToK, tren hadir silih berganti, biasanya tren akan ditandai dengan banyaknya konten yang menggunakan hashtag atau lagu khusus. Hal ini karena banyak audiens yang merasa terhibur atau hanya sekedar mengikuti tren yang sedang banyak dilakukan oleh pengguna lain, sehingga menjadi hits. Nah, apabila iklan yang Anda buat menarik atau menggunakan tema yang sesuai dengan tren yang sedang hits, bukan tidak mungkin bahwa banyak audiens yang tertarik dengan iklan Anda. 

 

3. Menggunakan Visual yang Menarik

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

 

Selain menggunakan tema iklan yang sesuai tren, strategi TikTok Ads lainnya yang perlu Anda perhatikan yaitu visual yang menarik. Pada dasarnya visual merupakan hal yang paling utama dalam sebuah konten video terlebih untuk video iklan pada TikTok yang merupakan media sosial berbasis video. Dengan konten video yang bagus, audiens akan lebih mudah tertarik dengan iklan tersebut. Jika Anda ingin membuat iklan yang dapat menarik banyak audiens atau penonton, maka mulailah dengan menggunakan visual yang bagus dan menarik. Dengan begitu penonton akan merasa sayang untuk melewati video iklan Anda, bahkan bisa menonton berulang-ulang kali.

 

4. Sampaikan Pesannya Secara Singkat dan Jelas

Intip 6 Strategi TikTok Ads yang Menarik Agar Dilirik Konsumen

 

Strategi TikTok Ads langkah keempat  yang dapat Anda terapkan yaitu dengan menyampaikan pesan melalui iklan secara singkat dan jelas. Pada dasarnya iklan yang bagus adalah iklan yang semua pesannya dapat tersampaikan pada audiens. Untuk itu iklan akan lebih baik apabila dikemas dalam bentuk yang menarik dan mengandung pesan yang singkat dan jelas. Iklan video yang durasinya terlalu lama atau memiliki pesan yang bertele-tele akan membuat audiens merasa bosan. Bagian terburuknya, mereka ingin segera melewati iklan Anda tanpa mengetahui pesan sebenarnya yang ingin Anda sampaikan.Untuk itu, Anda harus memastikan bahwa audiens dapat menangkap pesan pada iklan Anda dengan jelas.

 

5. Ajak Audiens Ikut Berpartisipasi dengan Tantangan

 

Strategi TikTok Ads selanjutnya yaitu dengan mengajak audiens ikut berpartisi melalui sebuah challenge atau tantangan. Pada platform TikTok identik dengan adanya tantangan atau challenge yang menarik dan umumnya diikuti oleh banyak pengguna sehingga menjadi tren. Oleh karena itu, Anda bisa memanfaatkan challenge ini dan mengkombinasikannya dengan kampanye sosial media marketing yang Anda adakan.

Dengan membuat konten challenge yang populer dan diikuti oleh banyak orang, video iklan Anda akan lebih banyak dilihat oleh audiens. Anda bisa menciptakan challenge sendiri sesuai dengan produk atau bisnis Anda. Pastikan jika challenge atau tantangan yang Anda buat menarik, unik dan dapat meninggalkan pesan yang mendalam. Sehingga banyak orang yang tertarik untuk mengikuti challenge tersebut, dengan begitu bisnis Anda akan semakin dikenal secara luas. 

 

6. Menggunakan Fitur Berbagi Lokasi

 

Strategi TikTok Ads langkah terakhir yang bisa Anda terapkan yaitu dengan menggunakan fitur berbagi lokasi. Jika bisnis Anda memiliki toko atau kantor offline yang terletak di suatu tempat, tidak ada salahnya untuk menggunakan fitur berbagi lokasi di TikTok. Dengan menggunakan fitur tersebut, audiens yang  tertarik.dengan produk Anda akan lebih mudah untuk mendatangi tempat usaha Anda. 

Nah, itulah beberapa penjelasan mengenai strategi TikTok Ads dari Sosiakids yang bisa Anda terapkan sebelum menjalankan iklan di TikTok. Namun dalam menjalankan pemasaran di TikTok ada baiknya tidak hanya berfokus pada beriklan saja, tetapi juga memperbaiki akun brand TikTok dengan konten yang berkualitas dan menarik. 

 

Apakah Anda merasa kesulitan dalam membuat strategi TikTok Marketing atau TikTok Ads? Tidak perlu khawatir karena ada Sosiakita, merupakan social media digital  di Surabaya yang siap membantu Anda untuk berkonsultasi dalam membangun sekaligus mengevaluasi strategi digital marketing Anda, termasuk TikTok Ads. Silahkan klik disini atau tinggalkan kontak Anda dengan mengisi formulir disini, dan konsultan kami akan segera menghubungi Anda.  

Cara Mudah Mengaktifkan Akun TikTok Shop

Cara Mudah Mengaktifkan Akun TikTok Shop

TikTok Shop kini telah hadir untuk membantu produk Anda dapat diperjual belikan melalui tikok. Sebagaimana yang kita tahu, Tiktok saat ini telah memiliki lebih dari 10 juta pengguna aktif di Indonesia dan 732 juta pengguna aktif di dunia. Hal ini merupakan peluang besar bagi pelaku bisnis mempromosikan produknya di TikTok. 

Dengan adanya TikTok Shop, pelaku bisnis online dapat meningkatkan omzet dari penjualan produknya. Dengan adanya fitur ini Anda dapat mengenalkan produk serta menjualkan produk Anda dalam satu aplikasi saja. Menarik bukan? TikTok juga menyediakan Affiliate Program yang mampu membantu pengguna yang belum memiliki produk untuk dapat berjualan melalui platformnya. Kesempatan untuk Anda yang ingin memulai usaha online. 

Bagi Anda yang ingin tahu bagaimana cara untuk memulai TikTok Shop Anda. Berikut ini ada beberapa cara mudah yang dapat Anda ikuti: 

 

1. Akses Website TikTok Shop

Cara pertamanya yaitu dengan mengaktifkan fitur ini melalui situs resminya. Pastikan Anda telah memiliki akun TikTok. Jika belum, Anda harus membuat akun TikTok terlebih dulu. Apabila sudah memiliki akun TikTok anda bisa membuka situs TikTok Shop disini. Jika Anda belum pernah mendaftarkan diri sebagai seller di situs tersebut, Anda bisa pilih “Sign up with TikTok account” untuk mendaftar dengan akun TikTok, atau “Sign up with email address” jika anda ingin mendaftar melalui email. Apabila sudah pernah mendaftar sebagai seller di TikTok Shop, maka klik Anda bisa langsung klik login.

 

2. Login Website

Setelah langkah pertama bisa Anda lakukan, selanjutnya login. Masukkan email, nomor telepon, hingga username TikTok Anda. Tunggu hingga kode verifikasi muncul, kemudian baru masukkan kodenya dan login. Selain itu, Anda juga bisa login melalui akun TikTok atau email yang Anda miliki.

 

3. Informasi Toko Online

Untuk memaksimalkan penjualan Anda, Anda perlu untuk melengkapi segala informasi yang dibutuhkan dengan jelas. Adapun beberapa informasi tentang toko yang bisa Anda lakukan yaitu dengan mengisi alamat dan no telepon. Beri tanda centang yang menandakan jika Anda sudah menyetujui akan adanya syarat daftar TikTok Shop. Jika sudah, selanjutnya klik “Start Your Business.”

 

4. Verifikasi KTP

Setelah akun Anda terdaftar, maka perlu adanya verifikasi KTP atau passport atau dokumen lainnya. Caranya cukup mudah, buka homepage TikTok Shop dan pilih verifikasi dokumen. Kemudian pilih upload documents. Anda wajib untuk mengisi seller information sebelum berjualan.

Akan muncul menu Verify Personal Information. Anda dapat memiliki KTP dan unggah file KTP milik Anda. Klik Submit jika semua sudah lengkap. Dengan begitu, toko online Anda sudah berhasil untuk memulainya berjualan di TikTok Shop.

 

5. Tambah Produk 

Jika Anda sudah terdaftar di akun TikTok Shop, maka mulailah memasukan produk yang ingin Anda jual melalui TikTok Shop. Lengkapi nama produk, deskripsi produk, merek, kategori produk, dimensi dan berat produk, harga dan cara pembayaran yang Anda pilih (Gopay, Transfer, OVO, Indomaret, dll).

 

Dengan adanya Fitur ini, tentunya dapat membuat bisnis online yang Anda jalankan mampu menjangkau konsumen secara luas. Tetapi harus diingat bahwa diperlukan strategi yang tepat dalam memasarkan produk yang Anda jual. Jika Anda membutuhkan konsultasi mengenai pemasaran produk, Anda bisa menghubungi Sosiakita. Sosiakita adalah Social Media Manager yang akan membantu Anda dalam membangun produk ataupun mengenalkan perusahaan baru Anda. Informasi lebih lanjut bisa Anda lakukan dengan cara klik di sini.