Membahas tentang brand awareness, maka kita akan berbicara tentang seberapa banyak orang yang mengenal sebuah merek (brand). Misalnya ketika seseorang berbicara mengenai “air mineral”, merek apa yang terlintas di pikiran kamu pertama kali? Mungkin kamu akan mengingat “aqua”, atau ketika kita membahas soal “mie instan” merek yang terlintas di pikiran kita adalah ‘indomie’ dengan slogannya ‘indomei seleraku’.

Berdasarkan contoh diatas, dapat ditarik kesimpulan brand awareness merupakan kemampuan klien dalam mengenali atau mengingat sebuah merek (brand), termasuk nama, gambar, logo atau slogan yang digunakan oleh sebuah brand.

Apakah brand awareness sangat penting dalam sebuah bisnis? Jawabannya adalah tentu ‘sangat penting’. Karena brand awareness mampu menciptakan kepercayaan klien, mendorong klien untuk loyal dengan produk atau jasa kamu, dan mempermudah kamu untuk mendapatkan klien baru yang lebih banyak.

Lantas bagaimana cara meningkatkan brand awareness? Salah satu cara yang efektif untuk meningkatkan brand awareness yakni menggunakan media sosial. Karena saat ini, pengguna media sosial di Indonesia sendiri sangatlah besar. Hal ini dibuktikan dari sebuah data yang dimiliki oleh KataData, bahwa pengguna media sosial di Indonesia mencapai 150 jiwa (56% dari total populasi penduduk). Jumlah tersebut naik 20% dari survey di tahun sebelumnya.

Berikut data yang dihasilkan:

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Ilustrasi presentasi jumlah pengguna soasial emdia di Indonesia. Sumber kataData

Selain pengguna media sosial yang terus meningkat, meningkatkan brand awareness menggunakan media sosial juga tidak membutuhkan biaya yang besar, bahkan bisa gratis. Namun, kamu tetap harus bijak untuk menggunakan media sosial.

Berikut 5 cara untuk membangun brand awareness melalui media sosial:

1. Gunakan Platform Media Sosial yang Sesuai

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Gunakan sosial media yang sesuai. Image credit: Photo by William Iven on Unsplash

Saat ini, media sosial terdiri dari beberapa jenis platform, seperti Facebook, Instagram, atau Twitter. Untuk meningkatkan brand awareness, kamu tidak perlu menggunakan semua jenis platform media social.

Karena terlalu banyak menggunakan platform media sosial, akan membuat social media marketing yang kamu lakukan tidak efektif, sehingga mempersulit kamu untuk meningkatkan brand awareness.

Oleh karena itu, cukup gunakan salah satu platform media sosial yang sering digunakan oleh target klien kamu.

Jika target klien kamu memiliki usia yang relatif muda dan bisnis kamu merupakan model bisnis B2C (business to customer), maka platform yang cocok untuk kamu gunakan adalah Instagram.

Namun, jika target klien kamu berasal dari kalangan profesional, memiliki usia yang relatif lebih tua, dan merupakan model bisnis B2B (business to business), maka Facebook dan LinkedIn merupakan platform media sosial yang cocok untuk kamu gunakan.

2. Sesuaikan Konten dengan Platform Media Sosial yang Kamu Gunakan

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Sesuaikan Konten dengan Platform Media Sosial yang Kamu Gunakan. Photo by Eaters Collective on Unsplash

Setelah menentukan platform media sosial yang akan kamu gunakan, sekarang saatnya kamu membuat konten untuk meningkatkan brand awareness produk atau jasa kamu.

Namun, perlu kamu ketahui, bahwa masing-masing platform media sosial menggunakan jenis konten yang berbeda-beda. Sehingga jangan salah ketika menggunakan jenis konten saat melakukan upload.

Jika kamu menggunakan platform Facebook, maka kamu bisa mengupload konten berupa teks, gambar, atau video. Dan saat menggunakan platform Instagram, kamu bisa menggunakan konten gambar atau video.

Namun, jika kamu menggunakan platform Twitter, konten yang cocok untuk kamu gunakan yaitu konten berjenis teks. Sedangkan ketika kamu menggunakan platform LinkedIn, kamu bisa menggunakan konten berjenis teks dan gambar.

3. Manfaatkan Influencer Marketing

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Manfaatkan Influencer Marketing. Photo by Alexa Suter on Unsplash

Influencer marketing yaitu sebuah strategi marketing untuk mempromosikan sebuah produk atau jasa melalui seorang influencer. Influencer bisa merupakan seorang artis, selebgram, atau youtuber.

Influencer marketing mampu meningkatkan brand awareness bisnis kamu. Karena influencer merupakan mereka yang memiliki banyak followers di media sosial dan memiliki pengaruh yang kuat terhadap followers mereka.

Para influencer akan disukai dan dipercaya oleh followers mereka sehingga apa yang mereka sampaikan dan lakukan bisa mempengaruhi followers untuk mencoba dan membeli sebuah produk.

Bukan hanya itu, seorang influencer biasanya menciptakan konten-konten yang unik dan menarik, sehingga dapat mendorong klien untuk menggunakan produk kamu.

Berikut salah satu contoh produk yang dipromosikan oleh seorang influencer:

4. Optimalkan Akun Media Sosial Kamu

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Optimalkan Akun Media Sosial Kamu. Photo by Erik Lucatero on Unsplash

Mengoptimalkan akun media sosial juga menjadi salah satu strategi untuk meningkatkan brand awareness bisnis kamu. Akun media sosial yang lengkap akan membuat banyak orang mengenal bisnis kamu.

Ada 3 elemen penting yang harus kamu optimalkan pada akun media sosial:

a. Profile Picture pada Akun Media Sosial

Biasanya klien akan mudah mengenal dan mengingat suatu bisnis melalui profile picture yang digunakan pada media sosial. Alangkah baiknya jika kamu menggunakan logo bisnis sebagai profile picture.

Lihat contohnya pada gambar dibawah ini:

Pada gambar diatas, Whello sebagai agensi digital marketing menggunakan maskot ikan hiu sebagai logo bisnis mereka. Sehingga profile picture pada akun media sosial, mereka juga menggunakan foto ikan hiu (logo bisnis).

b. Deskripsi Singkat Mengenai Bisnis

Bagian ini merupakan bagian yang mendeskripsikan identitas bisnis kamu. Bisa berisi penjelasan singkat mengenai produk atau jasa yang kamu tawarkan.

Tujuan adanya deskripsi bisnis yaitu agar klien mengerti dan lebih mengenal bisnis kamu.

Dibawah ini salah satu contoh deskripsi singkat mengenai suatu bisnis:

c. Rincian Kontak yang Bisa Dihubungi

Selanjutnya kamu juga harus mengoptimalkan akun media sosial pada bagian kontak yang bisa dihubungi klien jika mereka mulai tertarik untuk menggunakan bisnis kamu.

Kamu bisa memasukkan alamat website, nomor telepon, nomor WhatsApp, atau id Line pada akun media sosial.

Contohnya seperti gambar dibawah ini yang memasukkan alamat website sebagai kontak yang bisa dikunjungi oleh klien:

5. Adakan Giveaway

5 Cara Membangun Brand Awareness Melalui Sosial Media

Contoh Giveaway. Dokumentasi Sosiakita

Klien akan mudah tertarik dan mengenal sebuah bisnis yang sering mengadakan berbagai event, seperti giveaway. Mengadakan giveaway melalui media sosial akan mendorong klien menjadi pelanggan baru kamu.

Adakan giveaway pada waktu tertentu misalnya di hari penting bisnis kamu atau hari penting nasional seperti hari belanja online nasional (12 Desember).

Dan jangan lupa memberikan persyaratan dan hadiah menarik kepada peserta yang mengikuti giveaway.

Nah, gimana? Sudah paham kan sekarang cara membangun brand awareness di sosial media. Semoga bermanfaat ya.

Sosiakita adalah social media manager yang siap membantu marketing sosial media Anda. Fokus kami adalah menempatkan brand Anda pada pasar yang tepat, memberikan pendekatan yang berbeda kepada tiap klien dengan menyesuaikan kondisi pasar dan misi tiap perusahaan.

 

 

DAPATKAN PENAWARAN MENARIK
DARI SOSIAKITA

ISI FORM