Di satu sisi ada Android dan Play Store di sisi lain ada iOS dan App Store. Beberapa keuntungan Android adalah sistem yang dapat diakses dengan mudah, cepat untuk dikembangkan, dan sistem distribusi yang simpel ke pengguna. Akan tetapi,menurut beberapa survey iPhone memiliki lebih banyak pemasukkan daripada Android.

Platform mana yang sebaiknya digunakan untuk bisnismu? Mari kita lihat lebih dalam.

1. Development

Keduanya memiliki banyak sumber informasi dan dokumentasi. Tetapi keduanya juga mempunyai banyak pilihan elemen, dan materi untuk dipelajari. Pada Apple, aplikasi dibuat menggunakan Xcode, yang mendukung beberapa bahasa programming. Salah satu yang sering digunakan adalah Swift. Swift bekerja bersama Cocoa Touch dan API untuk mengembangkan elemen UI di iOS. Dalam hal ini, developer dipaksa untuk menguasai Swift, Cocoa Touch, dan iOS SDK. Sedangkan pada Android, aplikasi dibuat menggunakan IDE, atau kemungkinan besar Android Studio. Pada akhirnya Developer akan membuat program dengan Java dan juga menggunakan Android SDK sekaligus.Developer yang terbiasa menggunakan satu sistem tidak akan terlalu kesulitan berpindah ke sistem satunya. Karena keduanya object-oriented dan struktur program kurang lebih sama.

2. Design

Kita tidak bisa mengambil sebuah program yang dibuat untuk satu platform ke platform yang lain dengan begitu saja. Karena secara design, iOS dan Android mempunyai ekspektasi tampilan yang berbeda.

iOS, seperti Android, sekarang mereka lebih mengarahkan tampilannya ke arah design yang lebih flat. Android bahkan mempunyai Material Design, yaitu sebuah buku petunjuk di mana developer bisa merujuk untuk membuat tampilan aplikasinya. Sedangkan design di iOS tidak mempunyai petunjuk mendalam, biasanya lebih banyak menggunakan daerah ruang kosong, gambar yang besar, efek transisi, dan beberapa elemen transparan. Perangkat Apple juga tidak memiliki tombol Back, sehingga fungsi ini harus dimasukkan ke dalam UI (biasanya di pojok kiri atas).

3. Fragmentation

Mengembangkan sebuah aplikasi untuk Android berarti mengembangkan untuk beragam perangkat sekaligus berupa beragam ukuran layar, DPI, dan aspek rasio. Hal ini membuat developer harus menggunakan design responsif yang sempurna. Jika ada fitur baru ditambahkan, bisa menyebabkan aplikasi tidak dapat diakses oleh sebagian besar orang dengan perangkat yang tidak compatible. Di sisi lain, Xcode lebih mudah digunakan untuk membuat design responsive.

4. Publishing

Android membuka akses kepada publik mengenai sistem kerja mereka sehingga banyak kreasi yang dapat dikembangkan oleh para developer. iOS tidak membatasi kreativitas, namun Apple sendiri memiliki aturan tersendiri tentang aplikasi apa yang bisa dan tidak bisa ditampilkan di Apple Store.

Untuk meluncurkan aplikasi di Android, developer hanya butuh sign up dan upload APK. Beberapa jam kemudian, aplikasi itu akan bisa diakses di App Store dan orang banyak dapat mengunduhnya. Biaya yang dibutuhkan cukup mudah hanya $25. Sedangkan pada iOS, kita harus membayar $99 per tahun dan mengirimkan aplikasi secara lebih formal untuk dites oleh pihak Apple. Hal ini dapat memakan waktu beberapa hari dan ada kemungkinan aplikasi akan di-reject.

5. Profits

Perangkat yang dimiliki orang-orang kebanyakan berjalan dengan system Android dan Play Store. Tetapi, App Store tetap memberikan penghasilan yang lebih banyak. Pengguna iOS lebih dermawan dalam membeli aplikasi dan ini sangat penting untuk dipertimbangkan.

Jika kamu memiliki dua aplikasi identik, kemungkinan besar kamu akan mendapatkan keuntungan lebih banyak dari iOS daripada Android. Hal ini tidak selalu benar jika kamu mempunyai jalan lain untuk sukses di pasar Android, akan tetapi kebanyakan aplikasi iOS terbukti mendatangkan lebih banyak uang.

Kesimpulannya, pikirkan tujuan yang ingin kamu capai. Kemudahan dan fleksibilitas dari Android memang lebih baik dari iOS. Sangatlah mudah untuk meluncurkan aplikasi ke Play Store dan kamu bisa melakukan eksperimen dengan lebih banyak. Walaupun demikian, kamu bisa saja lebih tertarik untuk meraup keuntungan dari aplikasimu dengan App Store. Mungkin kamu lebih menyukai Apple, atau kebalikannya? Memilih kedua platform juga pilihan yang bagus, tetapi memerlukan usaha, tenaga dan waktu yang lebih bagi developer untuk mengembangkan aplikasimu.